Selasa, 23 November 2010

produksi dan produktivitas

PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS

Pengertian

Produksi adalah pengubahan bahan dari sumber menjadi hasil yang diinginkan oleh konsumen. Hasil itu dapat berupa barang ataupun jasa.
Dalam artian tersebut ,produksi merupakan konsep yang lebih luas daripada pengolahan (manufaktur) karena pengolahan ini hanyalah sebagai bentuk khusus dari produksi. Jadidengan cara ini pedagang besar ,pengecer ,dan lembaga yang menyediakan jasa juga berkepentingan didalam produksi.
pengertian perusahaan bisnis yaitu: Sebuah organisasi/lembaga yang merubah keahlian dan material menjadi barang atau jasa untuk memuaskan para pembeli,serta diharapkan akan memperoleh laba untuk para pemilik.
produktivitas yaitu:sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa yang diproduksi )dengan sumber (jumlah tenaga kerja,modal,tanah,energi,dan lain-lain)yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut.

Produksi

Kegiatan produksi menjadi tanggung jawab manajer produksi yaitu membuat keputusan penting untuk mengubah sumber menjadi hasil yang dapat dijual.keputusannya yaitu:.
• keputusan yang berhubungan dengan disain dari sistem produksi manufaktur
• keputusan yang berhubungan dengan operasi dan pengendalian sistem tersebut baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek.

Sistem produksi manufaktur
Beberapa keputusan untuk jangka panjang yang menentukan disain sistem produksi adalah tentang:

a.disain produksi dari barang yang diproses
dalam bentuk seperti apakah barang dan jasa itu akan dibuat (pola,corak,kualitas)?

b.pemilihan/ penentuan peralatan dan prosesnya
peralatan seperti apa yang akan dibeli supaya barang atau jasa dapat diproduksi dengan biaya minimum.

c.disain tugas
bagaimanakah kegiatan produksi itu akan dibagi kepada parapekerja menurut kahlian,kesehatan,dan biaya yang diperlukan.

d.lokasi dari fasilitas produksi
dimanakah fasilitas produksi/ pabrik itu akan didirikan dalam kaitannya dengan letak pasar sumber tenaga kerja dan material,pengawasan polusi lingkungan,dan faktor-faktor lain?

e.layout dari fasilitas tersebut
bagaimanakah sebuah pabrik itu akan dipersiapkan supaya operasinya dapat efisien?

Keputusan yang komplek tersebut sangat berkaitan dengan proses pengolahan yang dapat digolongkan menurut 3 macam yaitu:

1.sifat proses produksi
Berdasarkan sifatnya,proses produksi dibedakan menjadi 4 macam yaitu:
a.proses ekstratif
yaitu suatu proses produksi yang mengambil bahan langsung dari alam.contoh:proses penambangan batu bara.

b.proses analitik
yaitu suatu proses pemisahan dari suatu bahan menjadi beberapa macam barang yang hampir menyerupai bentuk/jenis aslinya. Termasuk kategori ini penyulingan minyak.

c.proses fabrikasi
yaitu suatu proses yang mengubah suatu bahan menjadi beberapa bentuk menggunakan mesin.contoh: pembuatan pakaian

d.proses sintetik
yaitu metode pengkombinasian beberapa bahan kedalam suatu produk.contoh: pengolahan baja..

2.jangka waktu produksi
Proses produksi ada dua macam yaitu:

a.proses terus menerus
istilah ini digunakan menunjukan suatu keadaan manufaktur diman periode waktu yang lama diperlukan untuk mempersiapkan mesin dan peralatan yang akan dipakai. Contoh produksi mobil dimana perubahan model hanya terjadi sekali dalam satu tahun.

b.proses terputus-putus
istilah ini terdapat dalam keadaan manufaktur dimana mesin itu beroperasi dengan mengalami beberapa kali berhenti dan dirancang lagi untuk membuat produk lain yang berbeda. Contoh alat-alat untuk pengecoran logam.

3.sifat produk
Sifat produk ada dua macam yaitu:

a.produksi standard
dalam produksi ini sering dihasilkan sejumlah barang untuk persediaan disamping yang dikirimkan kepada pembeli dan penyalur. Contoh :produksi televisi. Penggunakan produk ini memerlukan modal sejumlah modal yang besar untuk :
• Memelihara sejumlah persediaan
• Menyediakan fasilitas penyimpanan yang memadai
• Menanggung resiko kemungkinan turunya harga pasar ,kebakaran ,pencurian ,dan sebagainya.

b.produk pesanan
produk ini digunakan apabila para pembeli menghendaki adanya spesifikasi tertentu dari produk yang diinginkan,sedangkan kemempuan terbatas. Contoh :mebel untuk keperluan khusus.

KEGIATAN PRODUKSI

Gambaran sekilas

Keputusan yang berkaitan dengan kegiatan dan pengendalian sistem produksi akan menentukan peningkatan efisiensi operasinya,perencanaan dan pengawasan kuantitas serta kualitas produknya dan kemampuan sistem tersebut.dalam hal ini,masalah yang dihadapi oleh manajer produksi adalah:
• Perencanaan produksi
• Organisasi produksi
• Pengendalian produksi
• Pemeliharaan peralatan
• Pengawasan dan pemeriksaan kualitas

Perencanaan produksi

Fungsi produksi adalah menciptakan barang dan/jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada waktu harga dan jumlah yang tepat.agar fungsi produksi dapat berperan dengan baik perencanaan produksi merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan. Perencanaan produksi meliputi keputusan yang menyangkut dan berkaitan dengan masalah pokok yang meliputi :
• Jenis barang yang akan dibuat
• Jumlah barang yang akan dibuat
• Cara pembuatan (penggunaan peralatan yang dipakai )

Perencanaan jenis barang yang akan dibuat ada 4 macam yaitu:
• Tahap pertama, penentuan disain awal ang berupa disain spesifikasi dan syarat yang harus dipenuhi
• Tahap kedua ,penentuan disain barang yang tepat
• Tahap ketiga ,penentuan cara pembuatan yang berupa penentuan urutan proses produksi,tempat kerja dan peralatan yang dipakai.
• Tahap keempat pembuatan merupakan usaha memodifikasi tahap ketiga yang disesuaikan dengan layout, turunan kualitas dan mesin/peralatan yang tersedia.
Keputusan tentang jumlah barang yang akan dibuat dipengaruhi oleh perkiraan penjualan (sales forecast) atau pola permintaanya,dan mempengaruhi penentuan jenis mesin/peralatan yang akan digunakan.

Organisasi produksi
Dalam perusahaan manufaktur, tanggung jawab untuk memptoduksi barang berada pada bagian produksi . didalam bagian tersebut terdapat para spesialis yang ahli dalam perencanaan,supervise,atau pelaksanaan tahap dalam produksi. Besarnya organisasi produksi yang diperlukan dalam kegiatan ini tergantung pada besarnya perusahaan dan kompleknya proses pengolahan yang diiginkan.

Pengendalian produksi

Pengendalian produksi merupakan serangkaian prosedur yang bertujuan mengkoordinir semua elemen proses produktif (pekerja,mesin,peralatan,dan material) kedalam satu aliran dimana aliran tersebut akan memberikan hasil dengan gangguan minimum ongkos terendah,dan kemungkinan waktu tercepat. Pembahasan masalah pengendalian produksi ini akan dibatasi pada :

a.jenis pengendalian produksi
ada dua macam jenis pengendalian produksi :
• Order control digunakan oleh perusahaan manufaktur yang beroperasi hanya pada waktu menerima pesanan dari pembelinya.
• Flow control digunakan dalam pabrik yang berproduksi untuk persediaan dan dimaksudkan untuk mempercepat pengiriman barang jadi dari tempat persediaan begitu pesanan pembeli diterima.
Fungsi dari kedua jenis diatas untuk menentukan apakah arus material dalam pabrik sudah sesuai dengan waktu yang direncanakan,atau menentukan apakah pengangkutan barang jadi ke gudang/tempat penyimpanan sudah sesuai dengan waktu yang direncanakan supaya tidak menggangu penjualnya.

b.tahap dalam pengendalian produksi
tahap-tahap pengendalian produksi ada empat yaitu :
• Perencanaan
Jika pesanan pembeli atau pesanan untuk persediaan pada perusahaan telah diterima oleh bagian perencanaan produksi ,maka pesanan tersebut dapat dipecah kedalam beberapa bagian.

• Routing
Routing merupakan suatu usaha untuk menentukan urutan dari proses dan alat yang digunakan dalam proses produksi. Sebelum produksi dimulai, semua masalah tersebut disusun terlebih dahulu dalam route sheet.

• Scheluding
Scheluding merupakan suatu usaha untuk menentukan kapan produksi akan dimulai dan selesai untuk diserahkan. Scheluding harus dibuat sebelum produksi dimulai didalam bentuk master schedule yang kemudian dipecah kedalam schedule-schedule.

• Dispatching
Dispatching merupakan surat perintah yang berisi wewenang untuk melakukan kegiatan produksi.surat perintah ini juga dibuat sebelum produksi dimulai dalam bentuk dispatch sheet. Dispatch sheet tersebut memuat beberapa hal tantang pembuatan barang seperti :
- barang apa yang harus dibuat dan jumlahnya
- disain, ukuran dan bahan yang akan dipakai
- mesin dan peralatan yang harus dipakai
- petugas yang harus mengerjakan
- kapan harus dimulai dan selesai
- kepada siapa barang tersebut dijual
terdapat perbedaan urutan tahap pengendalian produksi, antar proses terus menerus dengan terputus putus. Pada proses terus menerus routing ditetapkan dahulu kemudian scheduling dan terakhir dispatching. Proses terputus putus scheduling ditetapkan dahulu,kemudian routing dan dispatching.

Analisis jaringan kerja :metode jalur kritis dan PERT
Analisis jaringan kerja yaitu merupakan tehnik yang berkaitan dengan masalah penetapan urutan pekerjaan yang diarahkan untuk meminimumkan waktu penyelesain suatu pekerjaan agar dicapai biaya yang rendah.
Analisis jaringan kerja ini ,banyak dipakai pada scheduling dan terkenal dengan critical path method (CPM) dan program evaluation review technique (PERT). Dalam bahasa kita terkenal dengan nama metode jalur kritis (MJK).dalam pert atau mjk ada konsep dasar yaitu :
1. jaringan kerja (network)
merupakan suatu seri aktivitas yang bersambung dalam menghasilkan barang dan atau jasa,yang terarah kepada usaha pencapaiantujuan perusahaan.dua hal yang penting untuk diketahui dalam jaringan ini adalah aktivitas dan kejadian. Aktivitas adalah kegiatan untuk menyelesaikan suatu bagian dari pekerjaan yang membutuhkan satu waktu tertentu. Kejadian adalah saat mulanya atau berakhirnya aktivitas.

2.jalur kritis (critical path)
Jalur kritis adalah jalur yangterpanjang dalam menyelesaikan satu rangkaian pekerjaan sampai selesai.pada contoh dimuka terdapat empat jalur untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai berikut :
a.A-D-H memerlukan waktu selama 4 + 5 + 7 = 16 satuan waktu
b.B-F-H memerlukan waktu selama 2 + 2 + 7 = 12 satuan waktu
c.B-F-I memerlukan waktu selama 3 + 3 + 5 = 11 satuan waktu
d.C-G-I memerlukan waktu selama 6 + 8 + 5 = 19 satuan waktu
dengan demikian ,jalur kritis pada rangkaian kerja ini adalah C-G-I, atau yang dapat ditulis dengan 1-4, 4-6, 6-7 dengan waktu selama 19 satuan waktu, yang merupakan waktu maksimum untuk menyelesaikan seluruh rangkaian kerja tersebut.jalur kritis ini perlu mendapatkan perhatian serius mengingat beberapa hal berikut :

a.jalur kritis menyoroti aktivitas yang harus dilakukan dengan cepat ,bilamana diinginkan waktu penyelesaian yang lebih pendek.
b.setiap penundaan pada setiap aktivitas yang masuk dalam jalur kritis akan menyebabkan penundaan penyelesaian seluruh rangkaian pekerjaan.
c.setiap perencanaan pendahuluan dan perbaikan sepanjang jalur kritis mungkin akan menyebabkan jalur lain menjadi kritis.

Aktivitas semu (dummy)
Aktivitas semu adalah suatu aktivitas dalam jaringan kerja yang membutuhkan nol satuan waktu.aktivitas ini menggambarkan hubungan antara satu event yang lebih dahulu dengan dua event berikut meskipun tidak saling bergantung satu sama lain.

Keterbatasan metode jalur kritis (MJK)

Faktor penting yang membatasi penerapan metode jalur kritis yaitu:
1.MJK mendasar diri pada asumsi bahwa penyelesaian aktivitas dapat diketahui dengan tepat pada setiap waktu. Hal demikian ini tidak mungkin terjadi pada kehidupan Negara.
2.MJK tidak memasukan gagasan analisis statistic dalam menentukan perkiraan waktu.
3.MJK merupakan model perencanaan static dan bukannya alat control yang dinamik.

Program evaluation and review technique (PERT)

Perubahan model konsep MJK dengan memasukan beberapa hal :
1.teori probabilitas yang berguna untuk memperhitungkan ketidak pastian masa yang akan datang
2.gagasan analisis statistic untuk memperkirakan standard penyimpangan waktu penyelesaian keseluruhan pekerjaan.
3.membuat model yang baru sebagai alat control yang dinamik : model tersebut terkenal dengan program evaluation and review technique (PERT).

Didalam PERT digunakan 3 macam perkiraan waktu yaitu :
• waktu yang paling optimis (wo) merupakan kemungkinan waktu penyelesaian yang paling pendek ,jikalau semua pekerjaan berjalan dengan lancar.
• Waktu yang paling pesimis (wp) merupakan kemungkinan waktu penyelesaian yang paling panjang ,dengan memperhitungkan kemungkinan penundaan.
• Waktu normal (wn) merupakan kemungkinan waktu penyelesaian sebagaimana terjadi.
Dengan menggunakan ketiga jenis waktu tersebut, dihitung waktu yang diharapkan (wh) dengan memakai rumus :

Wh = Wo + 4 Wn + Wp
−−−−−−−−−−−−−−
6
Pengendalian persediaan bahan baku

Persediaan dalam jumlah yang besar mengandung banyak resiko seperti :
a.resiko hilang dan rusak
b.biaya pemeliharaan dan pengawasan yang tinggi
c.resiko usang
d.uang yang tertanam dipersediaan terlalu besar.

Jumlah pemesanan yang ekonomis dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu :
a.jumlah kebutuhan bahan baku per tahun
b.biaya pemesanan
c.biaya penyimpanan
d.harga bahan baku

jumlah pemesanan yang paling ekonomis dihitung dengan menggunakan rumus :

JPPE = √ 2 x K x Bp
−−−−−−−−−
H x Bs
Keterangan :
JPPE = jumlah pemesanan yang paling ekonomis
K = jumlah kebutuhan bahan baku per tahun
Bp = biaya pemesanan (setiap pesan )
Bs = biaya penyimpanan (dinyatakan dalam %)
H = harga bahan baku per tahun

Pemeliharaan peralatan

Kerugian yang diderita oleh perusahaan karena kelalaian mengadakan pemeliharaan peralatan disebabkan antara lain :
1. kerusakan peralatan yang sudah cukup parah sehingga menyebabkan biaya perbaikan menjadi mahal.
2. kerugian karena berhentinya sebagian atau keseluruhan kegiatan produksi.
3. kerugian karena keterlambatan pengiriman barang kepada konsumen sehingga menyebabkan turunya pendapatan perusahaan.
4. perusahaan terpaksa harus membayar claim karena penyerahan yang tidak tepat.
5. menimbulkan keengganan para pelanggan untuk kembali memesan keperusahaan karena dianggap tidak menepati janji.

Pada umumnya ,biaya pemeliharaan itu dari tahun ketahun selalu cenderung naik. Hal ini disebabkan 3 hal berikut :
• selalu terdapat kenaikan yang ajeg pada kecepatan pengoperasian peralatan, ketepatan toleransi dan spesifikasi produk yang dibuat.
• Adanya kecenderungan untuk memasang alat control otomatis dan alat pembantu lainya, sebagai akibat dari perkembangan teknologi.
• Peralatan baru biasanya lebih mahal karena adanya pengaruh perubahan harga dan perkembangan peralatan itu sendiri, dan agar supaya kenaikan biaya tidak merubah unit cost terlalu menyolok, maka mesin baru diusahakan untuk dapat bekerja lebih lama, lebih produktif atau justru keduanya.
Organisasi pemeliharaan peralatan

Dalam organisasi organisasi pemeliharaan terdapat dua sistem yaitu :
a. di desentralisir menurut pusat biaya atau department.
Masing –masing bagian atau department memiliki seksi pemeliharaan sendiri.
Keuntungan cara desentralisasi yaitu:
• tenaga mekanik akan mengerti betul penggunaan dan karakteristik alat yang harus mereka pakai.
• Mempermudah pimpinan mengarahkan orang –orang untuk mengerjakan pekerjaan yang harus cepat selesai
• Control pemeliharaan dapat lebih ditingkatkan, sehingga perbaikan besar dapat lebih diperkecil.

Kelemahannya yaitu :
• Fleksibilitas sangat rendah
• Terdapatnya duplikasi tenaga kerja

b.sentralisasi
dalam perusahaan hanya dapat satu bagian yang khusus menangani perbaikan dan pemeliharaan peralatan.
Keuntungannya antara lain :
• Tidak terdapat duplikasi alat dan tenaga kerja dan persediaan suku cadang.
• Fleksibilitas yang tinggi

Kelemahanya antara lain :
• Memerlukan tenaga kerja yang dapat menangani berbagai bidang atau memerlukan tenaga spesialisasi cukup banyak.
• Memerlukan perencanaan ,pengaturan jadwal waktu dan pembagian tugas yang efektif agar pemeliharaan dapat dilaksanakan dengan efisien.
• Sulit untuk menetapkan pembagian tugas dengan baik pada pekerjaan yang harus didahulukan dan diselesaikan dengan segera.
• Beban pajak bagian pemeliharaan semakin berat.

Pada prisipnya dalam masalah pemeliharaan ini tindakan berjaga-jaga preventif adalah lebih baik daripada berbuat setelah benar terdapat kerusakan oleh karena itu, pemeliharaan harus deprogram dengan baik.

Program pemeliharaan peralatan itu antara lain :
1. penyusunan perencanaan yang meliputi penentuan tugas yang akan dilakukan, prioritasnya dan tenaganya.
2. mengatur jadwal waktu dan beban pekerjaan sesuai dengan skala prioritasnya.
3. mengatur kartu perintah kerja dan kartu pemeliharaan setiap peralatan untuk mengawasi keajegan pemeliharaan dan suku cadang yang pernah diganti dan bahkan untuk memonitor dibagian apa ,peralatan itu sering mengalami kerusakan.
4. mengatur penggunaan suku cadang dengan memakai kartu kendali untuk mempermudah administrasi gudang.
5. mengatur program latihan dengan metode yang mungkin dilaksanakan,dengan maksud meningkatkan keterampilan kerja mereka.
6. mengatur distribusi waktu kapan peralatan akan diperbaiki dengan memperhitungkan berbagai kemungkinan kerugian yang akan diderita karena sebagian atau seluruh kehiatan terhenti ,selama perbaikan berlangsung.

Pengawasan kualitas dan inspeksi

Terdapat 4 tahap dalam pengawasan kualitas yaitu :
1. penentuan kebijakan tentang penetapan kualitas sesuai dengan tuntutan pasar.
2. tahap penentuan disain tehnis untuk mencapai target tuntutan pasar.
3. tahap pembuatan, beberapa pengawasan kualitas bahan yang dipakai dan operasi produksi, sebagai perwujuan pelaksanaan tahap 1 dan 2.
4. tahap penggunaan dilapangan ,dimana pemasangan akan berpengaruh kepada kualitas akhir dan pengefektifan jaminan kualitas serta daya kerja barang.

Pengawasan kualitas didalam produksi
Pengawasan mengajukan pertanyaan kapan,berapa kali dan berapakah jumlah barang yang akan diispeksi.bilamana terjadi kerusakan, pengawasan menentukan penyebab kesalahan dan melakukan perbaikan.

Bagan pengawasan (control chart)
Pada dasarnya, penyimpangan yang sering terjadi dalam proses industri, dibagi 2 kategori yaitu :

1.penyimpangan yang tidak dapat ditentukan
Penyimpangan semacam ini biasanya sangat kompleks akan tetapi tidak begitu berarti bagi total penyimpangan yang terjadi karena frekuensinya yang terlalu kecil.
2.penyimpangan yang dapat ditentukan
Biasanya penyimpangan semacam ini sering terjadi dan dapat diketahui penyebabnya yang pada umumnya disebabkan oleh :
• perbedaan –perbedaan antara para pekerja
• perbedaan –perbedaan antara mesin- mesin
• perbedaan- perbedaan antara bahan baku
• perbedaan karena interaksi antara dua atau ketiga faktor yang disebutkan diatas.

LOKASI DAN LAY OUT PABRIK
faktor yang mempengaruhi penentuan lokasi pabrik

ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan tempat untuk pabrik baru yaitu:
• dekat dengan pasar missal pabrik roti basah
• dekat dengan bahan baku missal pabrik semen
• ongkos transport missal pabrik mobil
• penyediaan tenaga kerja missal pabrik rokok
• penyediaan sumber tenaga missal pabrik peleburan aluminium
• lingkungan sekitar missal peternakan babi
• iklim missal :perkebunan teh

cara penentuan lokasi pabrik
ada dua macam cara penentuan lokasi pabrik yaitu:

a.cara kualitatif
cara ini merupakan cara yang paling sederhana yaitu cukup paling sederhana yaitu cukup mengadakan penilaian kualitatif terhadap faktor yang dianggap memegang peranan pada setiap alternatif lokasi.hasil penilaian, biasanya dinyatakan didalam ukuran baik, sedang, kurang ,kurang sekali.

b. cara kuantitatif
ada dua cara kuantitatif yaitu :

1. cara yang sederhana
cara sederhana ini merupakan usaha mengkuantifikasi hasil analisis kualitatif yang telah dilakukan,dengan cara memberikan SCORE pada masing-masing kriteria.
2. cara yang komplek
cara ini menggunakan rumus matematika dan menggunakan model tertentu yang banyak digunakan dalam OPERATION RESEARCH.
Model yang umumnya digunakan sebagai dasar penentuan lokasi pabrik adalah : linear programming dengan metode simplex.

Layout fasilitas produksi
Layout produksi adalah pengaturan dan penempatan alat-alat, tenaga kerja ,dan kegiatan didalam produksi.
Tujuan pokok dari layout pabrik ini adalah :
• Untuk meminimumkan biaya pengangkutan dan penanganan.
• Untuk memprcepat dan melancarkan arus bahan
• Untuk mendapatkan penggunaan ruang yang efisien baik bagi karyawan maupun untuk penyimpanan
• Untuk melakukan pekerjaanyang efisien
• Untuk mempermudah pengawasan pekerjaan bagi mandor.

Dalam hal ini lay out dibedakan menjadi dua macam yaitu :
1.proses layout
Proses ini merupakan fasilitas produksi dimana mesin-mesin yang mempunyai fungsi sama ditempatkan pada tempat yang tertentu.

2.product layout
Product ini merupakan pengaturan mesin-mesin dalam pabrik sesuai dengan arus proses produksinya. Penggunaan product layout ini akan ekonomis apabila memenuhi syarat berikut :
A. Volume produksi cukup sesuai dengan kapasitas penggunaan mesin dan peralatan yang dipasang.
B. Permintaan akan barang yang dihasilkan cukup stabil
C. Barang yang dihasilkan terstandardisir
D. Komponen (suku cadang) dapat saling ditukarkan
E. Penyediaan material yang ajeg.

Senin, 22 November 2010

PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS

 Pengertian

Produksi adalah pengubahan bahan dari sumber menjadi hasil yang diinginkan oleh konsumen. Hasil itu dapat berupa barang ataupun jasa.
Dalam artian tersebut ,produksi merupakan konsep yang lebih luas daripada pengolahan (manufaktur) karena pengolahan ini hanyalah sebagai bentuk khusus dari produksi. Jadidengan cara ini pedagang besar ,pengecer ,dan lembaga yang menyediakan jasa juga berkepentingan didalam produksi.
pengertian perusahaan bisnis yaitu: Sebuah organisasi/lembaga yang merubah keahlian dan material menjadi barang atau jasa untuk memuaskan para pembeli,serta diharapkan akan memperoleh laba untuk para pemilik.
produktivitas yaitu:sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa yang diproduksi )dengan sumber (jumlah tenaga kerja,modal,tanah,energi,dan lain-lain)yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut.

 Produksi

Kegiatan produksi menjadi tanggung jawab manajer produksi yaitu membuat keputusan penting untuk mengubah sumber menjadi hasil yang dapat dijual.keputusannya yaitu:.
• keputusan yang berhubungan dengan disain dari sistem produksi manufaktur
• keputusan yang berhubungan dengan operasi dan pengendalian sistem tersebut baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka pendek.

 Sistem produksi manufaktur
Beberapa keputusan untuk jangka panjang yang menentukan disain sistem produksi adalah tentang:

a.disain produksi dari barang yang diproses
dalam bentuk seperti apakah barang dan jasa itu akan dibuat (pola,corak,kualitas)?

b.pemilihan/ penentuan peralatan dan prosesnya
peralatan seperti apa yang akan dibeli supaya barang atau jasa dapat diproduksi dengan biaya minimum.

c.disain tugas
bagaimanakah kegiatan produksi itu akan dibagi kepada parapekerja menurut kahlian,kesehatan,dan biaya yang diperlukan.

d.lokasi dari fasilitas produksi
dimanakah fasilitas produksi/ pabrik itu akan didirikan dalam kaitannya dengan letak pasar sumber tenaga kerja dan material,pengawasan polusi lingkungan,dan faktor-faktor lain?

e.layout dari fasilitas tersebut
bagaimanakah sebuah pabrik itu akan dipersiapkan supaya operasinya dapat efisien?

Keputusan yang komplek tersebut sangat berkaitan dengan proses pengolahan yang dapat digolongkan menurut 3 macam yaitu:

1.sifat proses produksi
Berdasarkan sifatnya,proses produksi dibedakan menjadi 4 macam yaitu:
a.proses ekstratif
yaitu suatu proses produksi yang mengambil bahan langsung dari alam.contoh:proses penambangan batu bara.

b.proses analitik
yaitu suatu proses pemisahan dari suatu bahan menjadi beberapa macam barang yang hampir menyerupai bentuk/jenis aslinya. Termasuk kategori ini penyulingan minyak.

c.proses fabrikasi
yaitu suatu proses yang mengubah suatu bahan menjadi beberapa bentuk menggunakan mesin.contoh: pembuatan pakaian

d.proses sintetik
yaitu metode pengkombinasian beberapa bahan kedalam suatu produk.contoh: pengolahan baja..

2.jangka waktu produksi
Proses produksi ada dua macam yaitu:

a.proses terus menerus
istilah ini digunakan menunjukan suatu keadaan manufaktur diman periode waktu yang lama diperlukan untuk mempersiapkan mesin dan peralatan yang akan dipakai. Contoh produksi mobil dimana perubahan model hanya terjadi sekali dalam satu tahun.

b.proses terputus-putus
istilah ini terdapat dalam keadaan manufaktur dimana mesin itu beroperasi dengan mengalami beberapa kali berhenti dan dirancang lagi untuk membuat produk lain yang berbeda. Contoh alat-alat untuk pengecoran logam.

3.sifat produk
Sifat produk ada dua macam yaitu:

a.produksi standard
dalam produksi ini sering dihasilkan sejumlah barang untuk persediaan disamping yang dikirimkan kepada pembeli dan penyalur. Contoh :produksi televisi. Penggunakan produk ini memerlukan modal sejumlah modal yang besar untuk :
• Memelihara sejumlah persediaan
• Menyediakan fasilitas penyimpanan yang memadai
• Menanggung resiko kemungkinan turunya harga pasar ,kebakaran ,pencurian ,dan sebagainya.

b.produk pesanan
produk ini digunakan apabila para pembeli menghendaki adanya spesifikasi tertentu dari produk yang diinginkan,sedangkan kemempuan terbatas. Contoh :mebel untuk keperluan khusus.

KEGIATAN PRODUKSI

 Gambaran sekilas

Keputusan yang berkaitan dengan kegiatan dan pengendalian sistem produksi akan menentukan peningkatan efisiensi operasinya,perencanaan dan pengawasan kuantitas serta kualitas produknya dan kemampuan sistem tersebut.dalam hal ini,masalah yang dihadapi oleh manajer produksi adalah:
• Perencanaan produksi
• Organisasi produksi
• Pengendalian produksi
• Pemeliharaan peralatan
• Pengawasan dan pemeriksaan kualitas

 Perencanaan produksi

Fungsi produksi adalah menciptakan barang dan/jasa sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada waktu harga dan jumlah yang tepat.agar fungsi produksi dapat berperan dengan baik perencanaan produksi merupakan hal yang penting untuk dilaksanakan. Perencanaan produksi meliputi keputusan yang menyangkut dan berkaitan dengan masalah pokok yang meliputi :
• Jenis barang yang akan dibuat
• Jumlah barang yang akan dibuat
• Cara pembuatan (penggunaan peralatan yang dipakai )

Perencanaan jenis barang yang akan dibuat ada 4 macam yaitu:
• Tahap pertama, penentuan disain awal ang berupa disain spesifikasi dan syarat yang harus dipenuhi
• Tahap kedua ,penentuan disain barang yang tepat
• Tahap ketiga ,penentuan cara pembuatan yang berupa penentuan urutan proses produksi,tempat kerja dan peralatan yang dipakai.
• Tahap keempat pembuatan merupakan usaha memodifikasi tahap ketiga yang disesuaikan dengan layout, turunan kualitas dan mesin/peralatan yang tersedia.
Keputusan tentang jumlah barang yang akan dibuat dipengaruhi oleh perkiraan penjualan (sales forecast) atau pola permintaanya,dan mempengaruhi penentuan jenis mesin/peralatan yang akan digunakan.

 Organisasi produksi
Dalam perusahaan manufaktur, tanggung jawab untuk memptoduksi barang berada pada bagian produksi . didalam bagian tersebut terdapat para spesialis yang ahli dalam perencanaan,supervise,atau pelaksanaan tahap dalam produksi. Besarnya organisasi produksi yang diperlukan dalam kegiatan ini tergantung pada besarnya perusahaan dan kompleknya proses pengolahan yang diiginkan.

 Pengendalian produksi

Pengendalian produksi merupakan serangkaian prosedur yang bertujuan mengkoordinir semua elemen proses produktif (pekerja,mesin,peralatan,dan material) kedalam satu aliran dimana aliran tersebut akan memberikan hasil dengan gangguan minimum ongkos terendah,dan kemungkinan waktu tercepat. Pembahasan masalah pengendalian produksi ini akan dibatasi pada :

a.jenis pengendalian produksi
ada dua macam jenis pengendalian produksi :
• Order control digunakan oleh perusahaan manufaktur yang beroperasi hanya pada waktu menerima pesanan dari pembelinya.
• Flow control digunakan dalam pabrik yang berproduksi untuk persediaan dan dimaksudkan untuk mempercepat pengiriman barang jadi dari tempat persediaan begitu pesanan pembeli diterima.
Fungsi dari kedua jenis diatas untuk menentukan apakah arus material dalam pabrik sudah sesuai dengan waktu yang direncanakan,atau menentukan apakah pengangkutan barang jadi ke gudang/tempat penyimpanan sudah sesuai dengan waktu yang direncanakan supaya tidak menggangu penjualnya.

b.tahap dalam pengendalian produksi
tahap-tahap pengendalian produksi ada empat yaitu :
• Perencanaan
Jika pesanan pembeli atau pesanan untuk persediaan pada perusahaan telah diterima oleh bagian perencanaan produksi ,maka pesanan tersebut dapat dipecah kedalam beberapa bagian.

• Routing
Routing merupakan suatu usaha untuk menentukan urutan dari proses dan alat yang digunakan dalam proses produksi. Sebelum produksi dimulai, semua masalah tersebut disusun terlebih dahulu dalam route sheet.

• Scheluding
Scheluding merupakan suatu usaha untuk menentukan kapan produksi akan dimulai dan selesai untuk diserahkan. Scheluding harus dibuat sebelum produksi dimulai didalam bentuk master schedule yang kemudian dipecah kedalam schedule-schedule.

• Dispatching
Dispatching merupakan surat perintah yang berisi wewenang untuk melakukan kegiatan produksi.surat perintah ini juga dibuat sebelum produksi dimulai dalam bentuk dispatch sheet. Dispatch sheet tersebut memuat beberapa hal tantang pembuatan barang seperti :
- barang apa yang harus dibuat dan jumlahnya
- disain, ukuran dan bahan yang akan dipakai
- mesin dan peralatan yang harus dipakai
- petugas yang harus mengerjakan
- kapan harus dimulai dan selesai
- kepada siapa barang tersebut dijual
terdapat perbedaan urutan tahap pengendalian produksi, antar proses terus menerus dengan terputus putus. Pada proses terus menerus routing ditetapkan dahulu kemudian scheduling dan terakhir dispatching. Proses terputus putus scheduling ditetapkan dahulu,kemudian routing dan dispatching.

Analisis jaringan kerja :metode jalur kritis dan PERT
Analisis jaringan kerja yaitu merupakan tehnik yang berkaitan dengan masalah penetapan urutan pekerjaan yang diarahkan untuk meminimumkan waktu penyelesain suatu pekerjaan agar dicapai biaya yang rendah.
Analisis jaringan kerja ini ,banyak dipakai pada scheduling dan terkenal dengan critical path method (CPM) dan program evaluation review technique (PERT). Dalam bahasa kita terkenal dengan nama metode jalur kritis (MJK).dalam pert atau mjk ada konsep dasar yaitu :
1. jaringan kerja (network)
merupakan suatu seri aktivitas yang bersambung dalam menghasilkan barang dan atau jasa,yang terarah kepada usaha pencapaiantujuan perusahaan.dua hal yang penting untuk diketahui dalam jaringan ini adalah aktivitas dan kejadian. Aktivitas adalah kegiatan untuk menyelesaikan suatu bagian dari pekerjaan yang membutuhkan satu waktu tertentu. Kejadian adalah saat mulanya atau berakhirnya aktivitas.

2.jalur kritis (critical path)
Jalur kritis adalah jalur yangterpanjang dalam menyelesaikan satu rangkaian pekerjaan sampai selesai.pada contoh dimuka terdapat empat jalur untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai berikut :
a.A-D-H memerlukan waktu selama 4 + 5 + 7 = 16 satuan waktu
b.B-F-H memerlukan waktu selama 2 + 2 + 7 = 12 satuan waktu
c.B-F-I memerlukan waktu selama 3 + 3 + 5 = 11 satuan waktu
d.C-G-I memerlukan waktu selama 6 + 8 + 5 = 19 satuan waktu
dengan demikian ,jalur kritis pada rangkaian kerja ini adalah C-G-I, atau yang dapat ditulis dengan 1-4, 4-6, 6-7 dengan waktu selama 19 satuan waktu, yang merupakan waktu maksimum untuk menyelesaikan seluruh rangkaian kerja tersebut.jalur kritis ini perlu mendapatkan perhatian serius mengingat beberapa hal berikut :

a.jalur kritis menyoroti aktivitas yang harus dilakukan dengan cepat ,bilamana diinginkan waktu penyelesaian yang lebih pendek.
b.setiap penundaan pada setiap aktivitas yang masuk dalam jalur kritis akan menyebabkan penundaan penyelesaian seluruh rangkaian pekerjaan.
c.setiap perencanaan pendahuluan dan perbaikan sepanjang jalur kritis mungkin akan menyebabkan jalur lain menjadi kritis.

Aktivitas semu (dummy)
Aktivitas semu adalah suatu aktivitas dalam jaringan kerja yang membutuhkan nol satuan waktu.aktivitas ini menggambarkan hubungan antara satu event yang lebih dahulu dengan dua event berikut meskipun tidak saling bergantung satu sama lain.

Keterbatasan metode jalur kritis (MJK)

Faktor penting yang membatasi penerapan metode jalur kritis yaitu:
1.MJK mendasar diri pada asumsi bahwa penyelesaian aktivitas dapat diketahui dengan tepat pada setiap waktu. Hal demikian ini tidak mungkin terjadi pada kehidupan Negara.
2.MJK tidak memasukan gagasan analisis statistic dalam menentukan perkiraan waktu.
3.MJK merupakan model perencanaan static dan bukannya alat control yang dinamik.

Program evaluation and review technique (PERT)

Perubahan model konsep MJK dengan memasukan beberapa hal :
1.teori probabilitas yang berguna untuk memperhitungkan ketidak pastian masa yang akan datang
2.gagasan analisis statistic untuk memperkirakan standard penyimpangan waktu penyelesaian keseluruhan pekerjaan.
3.membuat model yang baru sebagai alat control yang dinamik : model tersebut terkenal dengan program evaluation and review technique (PERT).

Didalam PERT digunakan 3 macam perkiraan waktu yaitu :
• waktu yang paling optimis (wo) merupakan kemungkinan waktu penyelesaian yang paling pendek ,jikalau semua pekerjaan berjalan dengan lancar.
• Waktu yang paling pesimis (wp) merupakan kemungkinan waktu penyelesaian yang paling panjang ,dengan memperhitungkan kemungkinan penundaan.
• Waktu normal (wn) merupakan kemungkinan waktu penyelesaian sebagaimana terjadi.
Dengan menggunakan ketiga jenis waktu tersebut, dihitung waktu yang diharapkan (wh) dengan memakai rumus :

Wh = Wo + 4 Wn + Wp
−−−−−−−−−−−−−−
6
 Pengendalian persediaan bahan baku

Persediaan dalam jumlah yang besar mengandung banyak resiko seperti :
a.resiko hilang dan rusak
b.biaya pemeliharaan dan pengawasan yang tinggi
c.resiko usang
d.uang yang tertanam dipersediaan terlalu besar.

Jumlah pemesanan yang ekonomis dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu :
a.jumlah kebutuhan bahan baku per tahun
b.biaya pemesanan
c.biaya penyimpanan
d.harga bahan baku

jumlah pemesanan yang paling ekonomis dihitung dengan menggunakan rumus :

JPPE = √ 2 x K x Bp
−−−−−−−−−
H x Bs
Keterangan :
JPPE = jumlah pemesanan yang paling ekonomis
K = jumlah kebutuhan bahan baku per tahun
Bp = biaya pemesanan (setiap pesan )
Bs = biaya penyimpanan (dinyatakan dalam %)
H = harga bahan baku per tahun

 Pemeliharaan peralatan

Kerugian yang diderita oleh perusahaan karena kelalaian mengadakan pemeliharaan peralatan disebabkan antara lain :
1. kerusakan peralatan yang sudah cukup parah sehingga menyebabkan biaya perbaikan menjadi mahal.
2. kerugian karena berhentinya sebagian atau keseluruhan kegiatan produksi.
3. kerugian karena keterlambatan pengiriman barang kepada konsumen sehingga menyebabkan turunya pendapatan perusahaan.
4. perusahaan terpaksa harus membayar claim karena penyerahan yang tidak tepat.
5. menimbulkan keengganan para pelanggan untuk kembali memesan keperusahaan karena dianggap tidak menepati janji.

Pada umumnya ,biaya pemeliharaan itu dari tahun ketahun selalu cenderung naik. Hal ini disebabkan 3 hal berikut :
• selalu terdapat kenaikan yang ajeg pada kecepatan pengoperasian peralatan, ketepatan toleransi dan spesifikasi produk yang dibuat.
• Adanya kecenderungan untuk memasang alat control otomatis dan alat pembantu lainya, sebagai akibat dari perkembangan teknologi.
• Peralatan baru biasanya lebih mahal karena adanya pengaruh perubahan harga dan perkembangan peralatan itu sendiri, dan agar supaya kenaikan biaya tidak merubah unit cost terlalu menyolok, maka mesin baru diusahakan untuk dapat bekerja lebih lama, lebih produktif atau justru keduanya.
Organisasi pemeliharaan peralatan

Dalam organisasi organisasi pemeliharaan terdapat dua sistem yaitu :
a. di desentralisir menurut pusat biaya atau department.
Masing –masing bagian atau department memiliki seksi pemeliharaan sendiri.
Keuntungan cara desentralisasi yaitu:
• tenaga mekanik akan mengerti betul penggunaan dan karakteristik alat yang harus mereka pakai.
• Mempermudah pimpinan mengarahkan orang –orang untuk mengerjakan pekerjaan yang harus cepat selesai
• Control pemeliharaan dapat lebih ditingkatkan, sehingga perbaikan besar dapat lebih diperkecil.

Kelemahannya yaitu :
• Fleksibilitas sangat rendah
• Terdapatnya duplikasi tenaga kerja

b.sentralisasi
dalam perusahaan hanya dapat satu bagian yang khusus menangani perbaikan dan pemeliharaan peralatan.
Keuntungannya antara lain :
• Tidak terdapat duplikasi alat dan tenaga kerja dan persediaan suku cadang.
• Fleksibilitas yang tinggi

Kelemahanya antara lain :
• Memerlukan tenaga kerja yang dapat menangani berbagai bidang atau memerlukan tenaga spesialisasi cukup banyak.
• Memerlukan perencanaan ,pengaturan jadwal waktu dan pembagian tugas yang efektif agar pemeliharaan dapat dilaksanakan dengan efisien.
• Sulit untuk menetapkan pembagian tugas dengan baik pada pekerjaan yang harus didahulukan dan diselesaikan dengan segera.
• Beban pajak bagian pemeliharaan semakin berat.

Pada prisipnya dalam masalah pemeliharaan ini tindakan berjaga-jaga preventif adalah lebih baik daripada berbuat setelah benar terdapat kerusakan oleh karena itu, pemeliharaan harus deprogram dengan baik.

Program pemeliharaan peralatan itu antara lain :
1. penyusunan perencanaan yang meliputi penentuan tugas yang akan dilakukan, prioritasnya dan tenaganya.
2. mengatur jadwal waktu dan beban pekerjaan sesuai dengan skala prioritasnya.
3. mengatur kartu perintah kerja dan kartu pemeliharaan setiap peralatan untuk mengawasi keajegan pemeliharaan dan suku cadang yang pernah diganti dan bahkan untuk memonitor dibagian apa ,peralatan itu sering mengalami kerusakan.
4. mengatur penggunaan suku cadang dengan memakai kartu kendali untuk mempermudah administrasi gudang.
5. mengatur program latihan dengan metode yang mungkin dilaksanakan,dengan maksud meningkatkan keterampilan kerja mereka.
6. mengatur distribusi waktu kapan peralatan akan diperbaiki dengan memperhitungkan berbagai kemungkinan kerugian yang akan diderita karena sebagian atau seluruh kehiatan terhenti ,selama perbaikan berlangsung.

 Pengawasan kualitas dan inspeksi

Terdapat 4 tahap dalam pengawasan kualitas yaitu :
1. penentuan kebijakan tentang penetapan kualitas sesuai dengan tuntutan pasar.
2. tahap penentuan disain tehnis untuk mencapai target tuntutan pasar.
3. tahap pembuatan, beberapa pengawasan kualitas bahan yang dipakai dan operasi produksi, sebagai perwujuan pelaksanaan tahap 1 dan 2.
4. tahap penggunaan dilapangan ,dimana pemasangan akan berpengaruh kepada kualitas akhir dan pengefektifan jaminan kualitas serta daya kerja barang.

Pengawasan kualitas didalam produksi
Pengawasan mengajukan pertanyaan kapan,berapa kali dan berapakah jumlah barang yang akan diispeksi.bilamana terjadi kerusakan, pengawasan menentukan penyebab kesalahan dan melakukan perbaikan.

Bagan pengawasan (control chart)
Pada dasarnya, penyimpangan yang sering terjadi dalam proses industri, dibagi 2 kategori yaitu :

1.penyimpangan yang tidak dapat ditentukan
Penyimpangan semacam ini biasanya sangat kompleks akan tetapi tidak begitu berarti bagi total penyimpangan yang terjadi karena frekuensinya yang terlalu kecil.
2.penyimpangan yang dapat ditentukan
Biasanya penyimpangan semacam ini sering terjadi dan dapat diketahui penyebabnya yang pada umumnya disebabkan oleh :
• perbedaan –perbedaan antara para pekerja
• perbedaan –perbedaan antara mesin- mesin
• perbedaan- perbedaan antara bahan baku
• perbedaan karena interaksi antara dua atau ketiga faktor yang disebutkan diatas.

LOKASI DAN LAY OUT PABRIK
 faktor yang mempengaruhi penentuan lokasi pabrik

ada beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan tempat untuk pabrik baru yaitu:
• dekat dengan pasar missal pabrik roti basah
• dekat dengan bahan baku missal pabrik semen
• ongkos transport missal pabrik mobil
• penyediaan tenaga kerja missal pabrik rokok
• penyediaan sumber tenaga missal pabrik peleburan aluminium
• lingkungan sekitar missal peternakan babi
• iklim missal :perkebunan teh

 cara penentuan lokasi pabrik
ada dua macam cara penentuan lokasi pabrik yaitu:

a.cara kualitatif
cara ini merupakan cara yang paling sederhana yaitu cukup paling sederhana yaitu cukup mengadakan penilaian kualitatif terhadap faktor yang dianggap memegang peranan pada setiap alternatif lokasi.hasil penilaian, biasanya dinyatakan didalam ukuran baik, sedang, kurang ,kurang sekali.

b. cara kuantitatif
ada dua cara kuantitatif yaitu :

1. cara yang sederhana
cara sederhana ini merupakan usaha mengkuantifikasi hasil analisis kualitatif yang telah dilakukan,dengan cara memberikan SCORE pada masing-masing kriteria.
2. cara yang komplek
cara ini menggunakan rumus matematika dan menggunakan model tertentu yang banyak digunakan dalam OPERATION RESEARCH.
Model yang umumnya digunakan sebagai dasar penentuan lokasi pabrik adalah : linear programming dengan metode simplex.

 Layout fasilitas produksi
Layout produksi adalah pengaturan dan penempatan alat-alat, tenaga kerja ,dan kegiatan didalam produksi.
Tujuan pokok dari layout pabrik ini adalah :
• Untuk meminimumkan biaya pengangkutan dan penanganan.
• Untuk memprcepat dan melancarkan arus bahan
• Untuk mendapatkan penggunaan ruang yang efisien baik bagi karyawan maupun untuk penyimpanan
• Untuk melakukan pekerjaanyang efisien
• Untuk mempermudah pengawasan pekerjaan bagi mandor.

Dalam hal ini lay out dibedakan menjadi dua macam yaitu :
1.proses layout
Proses ini merupakan fasilitas produksi dimana mesin-mesin yang mempunyai fungsi sama ditempatkan pada tempat yang tertentu.

2.product layout
Product ini merupakan pengaturan mesin-mesin dalam pabrik sesuai dengan arus proses produksinya. Penggunaan product layout ini akan ekonomis apabila memenuhi syarat berikut :
A. Volume produksi cukup sesuai dengan kapasitas penggunaan mesin dan peralatan yang dipasang.
B. Permintaan akan barang yang dihasilkan cukup stabil
C. Barang yang dihasilkan terstandardisir
D. Komponen (suku cadang) dapat saling ditukarkan
E. Penyediaan material yang ajeg.

Minggu, 14 November 2010

pembelanjaan

PEMBELANJAAN

GAMBARAN UMUM PEMBELANJAAN

 Arti pembelanjaan dan fungsi manajer

Pembelanjaan adalah suatu usaha menyangkut bagaimana perusahaan harus mengorganisir untuk mendapatkan dana,bagaimana mendapatkan dana,bagaimana menggunakan dan,dan bagaimana laba perusahaan akan disistribusikan.jadi pada prinsipnya,pembelanjaan itu menyangkut fungsi perusahaan yang berkaitan dengan pencarian dan penggunaan dana secara efektif dan efisien. Fungsi manajer yaitu bertanggung jawab baik mengumpulkan maupun mengeluarkan uang. Didalam perusahaan harus dipelihara adanya kesimbangan ,keseimbangan itu terjadi antara kekayaan (aktiva lancar dan aktiva tetap),disatu pihak dengan utang dan modal (pasiva),baik secara kuantitatif,maupun kualitatif.

Keseimbangan kuantitatif adalah keseimbangan nilai rupiah antara kekayaan denganutang dan modal yang memerlukan persyaratan tertentu. keseimbangan kualitatif yaitu keseimbangan antara elemen kekayaan dengan elemen utang dan modal perusahaan. Cara menentukan keseimbangan keuangan yang pertama menentukan besarnya kekayaan,sehingga jumlah dana akan digunakan dapat diketahui,kemudian baru menentukan sumber dananya,apakah cukup dari modal sendiri saja ataukah perlu mencari pinjaman atau utang.jadi elemen dan besarnya kekayaan perusahaan akan menentukan susunan elemen dan besarnya pasiva.

PENGGUNAAN DANA

 Gambaran umum

Penggunaan jangka pendek dapat ditinjukan sebagai aktiva lancer.aktiva dapat diartikan sebagai elemen kekayaan,dan jangka pendek menunjukan bahwa elemen tersebut diharapkan dapat ditukarkan menjadi uang tunai/ kas dalam jangka waktu tidak lebih dari satu tahun.dana jangka pendek ini sangat penting dalam kegiatan perusahaan,karena menunjukan kemampuan perusahaan untuk membayar. Investasi yang paling besar dalam perusahaan yaitu aktiva tetap yang merupakan investasi jangka panjang.ini berarti bahwa penggunaan jangka panjang meliputi elemen yang tidak dapat ditukarkan dalam bentuk kas selama periode satu tahun, seperti tanah,pabrik,dan peralatan.

 Penggunaan dana jangka pendek

1.kas

Sejumlah dana yang ada dalam perusahaan diwujudkan dalam bentuk kas,untuk membayar gaji dan rekening lainnya. Dari sejumlah kas yang dipegang manajer tidak semuanya berbentuk uang tunai ,tetapi berwujud cek yang setiap saat dapat diuangkan dibank. Prinsip yang harus dipegang oleh manajer yaitu meminimumkan jumlah kas yang diperlukan untuk kegiatan perusahaan ,dan memaksimumkan jumlah dana untuk investasi yang dapat menghasilkan bunga.jika perusahaan dapat membayar kewajiban setiap saat atau pada saat yang ditentukan,perusahaan dalm keadaan likuid.

• Aliran kas

• Anggaran kas
Tanggung jawab manajer dalam pengelolaan aliran kas perusahaan meliputi:
a. membuat kepastian bahwa kas selalu tersedia bilamana diperlukan.
b. Memanfaatkan kas untuk memaksimumkan pendapatan bunga

2.surat-surat berharga

Manajer keuangan yang sedang memelihara keseimbangan antara likuiditas dan profibilitas (kemampuan untuk mendapatkan laba )mempunyai alternatif untuk cenderung memegang jumlah kas yanglebih besar,ia dapat menginvestasikankas tersebut kedalam surat-surat berharga yang dapat menghasilkan bunga.diindonesia jenis surat berharga yang paling banyak yaitu sertifikat deposito .

3.piutang

Untuk mempertahankan pembeli yang ada dan untuk menarik pembeli baru,banyak perusahaan yang memberikan atau mengenakan pembayaran secara kredit kepada mereka.jadi bagi perusahaan piutang ini sering terjadi dari adanya penjualan kredit kepada pembeli yang jumlahnya dapat mencapai 20% dari selusuh aktiva.

4.persediaan

Bagi perusahaan yang memelihara sejumlah persediaan barang untuk memenuhi permintaan pembeli secara cepat,harus mempunyai sejumlah investasi.investasi dapat dilakukan secara terus menerus dalam bentuk persediaan bahan,persediaan barang dalam proses atau barang setengah jadi,dan persediaan barang jadi.jumlah dana yang ditanamkan dalam persediaan dapat berubah-ubah sepanjang tahun.

 Penggunaan dana jangka panjang
Macam-macam aktiva tetap yaitu :tanah,bangunan,dan peralatan

1.tanah yang dimiliki perusahaan merupakan aktiva tetap dengan jangka waktu yang tidak terbatas.luas tanah tidak berpengaruh pada pajak pendapatan meskipun dapat dikenai dengan pajak yang lain.

2.bangunan yang dimiliki oleh perusahaan harus ditentukan umurnya,kemudian perusahaan haus menyisihkan sejumlah dana setiap tahun dari penghasilannya.dana yang disisihkan tersebut dinamakan penyusutan atau depresiasi.besarnya depresiasi ini akan mempengaruhi besarnya pendapatan bersih sesudah pajak depresiasi tersebut akan menurunkan jumlah pembayaran pajak.

3.peralatan yang dimiliki oleh perusahaan berupa mesin,alat angkut dalam pabrik ,dan peralatan lain yang dipakai dalam produksi.semua peralatan tersebut juga perlu disusut karena daya gunanya semakin lama semakin bekurang dan penyusutan ini akan berpengaruh pula pada pembayaran pajak pendapatan.

 Analisis investasi aktiva tetap
Dalam analisis investasi aktiva tetap terdapat tiga metode yaitu:
a. Metode net present value (NPV)
b. Metode internal rate of return (IRR)
c. Metode pay off period (POP)
dua metode pertama,NPV dan IRR mengukur efisiensi investasi IRR dari aspek penggunaan uang,sedang metode ketiga POP mengukur efisiensi dari aspek waktu. Metode NPV dan IRR dalam penerapannya dipakai konsep time value of money. Konsep bunga berbunga dari uang yang ditanamkan merupakan basis dari masalah time value of money.
Metode perhitungan nilai uang beberapa waktu yang akan datang dapat dipergunakan pula untuk menghitung beberapa nilai penerimaan yang akan diterima diwaktu yang akan datang,pada saat sekarang yang disebut present value.
Masalah time value of money dipengaruhi oleh tiga faktor,yaitu:
a.nilai uang pada saat ini (present value)
b.nilai uang yang akan datang
c.tingkat bunga (tingkat rate of return)

SUMBER DANA

 Macam-macam sumber dana
Di tinjau dari asalnya ,sumber dana perusahaan dapat dibagi menjadi 2 golongan besar,yaitu:
1.berasal dari dalam perusahaan (pembelanjaan intern) yang meliputi:
• Penggunaan laba perusahaan
• Penggunaan cadangan
• Penggunaan laba yang tidak dibagi /ditahan
Selain pembelanjaan intern perusahaan juga ada yang disebut pembelanjaan intensif ini menggunakan dana dari penyusutan aktiva tetap.

2.berasal dari luar perusahaan (pembelanjaan ekstern) yang meliputi:
• Dana dari pemilik /peserta.dana ini biasanya diwujudkan dalam bentuk saham ,dan pembelanjaannya disebut pembelanjaan sendiri.
• Dana dari utang /pinjaman yang dapat berupa utang jangka pendek dan utang jangka panjang.pembelanjaan ini disebut pembelanjaan asing.

 Pemilihan sumber dana

Kebaikan sumber dana dari dalam perusahaan :
1. dapat digunakan sewaktu-waktu
2. tidak ada kewajiban membayar bunga
3. tidak ada kewajiban mengembalikan
kelemahannya :
1. jumlah dana sangat terbatas
2. perusahaan dihadapkan pada pilihan untuk digunakan sendiri atau digunakan untuk hal lain yang lebih menguntungkan

kebaikan sumber dana dari luar perusahaan :
1. jumlah dana tidak terbatas
2. dapat diperoleh dari beberapa sumber
3. bersifat fleksibel

kelemahannya :
1. perusahaan dikenakan beban (bunga untuk utang.deviden untuk saham)
2. ada kewajiban untuk mengembalikan utang.

Masalah pemilihan sumber dana yang harus diatasi oleh perusahaan adalah mengusahakan kesimbangan agar tujuan perusahaan dapat tercapai.beberapa alternatif yang dapat dipilih:
1. menggunakan dana intern saja
2. menggunakan dana ekstern dengan menjual saham
3. menggunakan dana ekstern dengan mencari pinjaman /kredit (kredit jangka panjang saja,kredit jangka pendek saja atau kedua-duanya)
4. menggunakan dana ekstern dengan menjual saham dan mencari pinjaman
5. menggunakan dana intern dan ekstern.

 Sumber dana intern
Cara yang paling mudah untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan adalah dengan cara mengambil dana yang sudah tersedia diperusahaan.tetapi dana ini biasanya terbatasjika digunakan sendiri kurang menguntungkan ,dana ini dapat diinvestasikan pada sector lain seperti pembelian saham atau obligasi dari perusahaan lain.
Apabila perusahaan menghadapi masalah itu pemecahanya dapat dilakukandengan prinsip opportunity cost,yaitu dengan memberikan beban bunga pada dana milik sendiri itu sebaiknya dipakai sendiri.

 Sumber dana ekstern
Sumber dana ini berasal dari modal sendiri dan kredit.modal sendiri dalam bentuk saham.kredit dibagi menjadi dua,yaitu :kredit jangka pendek dan kredit jangka panjang.

1.kredit jangka pendek yaitu kredit yang jangka waktunya tidak lebih dari satu tahun.contohnya:
• Kredit rekening Koran
• Kredit belening
• Kredit wesel
• Kredit penjual
• Kredit pembeli
• Aksep

2.kredit jangka panjang yaitu kredit yang jangka waktunya lebih dari satu tahun .contohnya:
• Hipotik
• Obligasi
• Kredit bank
• Kredit dari Negara lain

 Optimasi modal
Untuk menentukan apakah sebaiknya mengambil kredit jangka pendek atau kredit jangka panjang ,perusahaan harus memperhatikan faktor berikut ini:

1.bunga kredit jangka pendek
Biasanya ,beban bunga kredit jangka pendek ini lebih besar daripada beban bunga kredit
jangka panjang
2.bunga kredit jangka panjang
3.bunga simpanan bank
Bunga simpanan bank ini merupakan bunga yang diterima oleh seseorang apabila ia
Menyimpan uangnya dibank.
4.jangka waktu pemakaian modal
Jangka waktu pemakaian modal ini bisa dalam beberapa bulan atau bisa lebih dari satu tahun
5.jangka kritis
Yaitu jangka waktu dimana penggunaan modal asing jangka pendek biayanya (beban bunga)sama besar dengan apabila perusahaan menggunakan modal asing jangka panjang.
Untuk menentukan jangka kritis,dapat digunakan rumus sebagai berikut:
Kpj-bs
x = −−−−−−−− x 306 hari atau 12 bulan
Kpd –bs
Keterangan :
X:jangka kritis
Kpj :bunga kredit jangka panjang
Kpd :bunga kredit jangka pendek
Bs :bunga simpanan dibank

Pengalian rumus tersebut dengan 360 atau 12 menunjukan bahwa hasilnya akan berupa hari atau bulan.adapun asumsi untuk berlakunya rumus tersebut adalah :
Kpd > kpj > bs

Kriteria yang dipakai dalam menentukan menggunakan kredit jangka pendek atau kredit jangka panjang ada dua ,yaitu :
a.jangka kritis
apabila jangka waktu penggunaan modal lebih lama daripada jangka kritis,maka lebih untung menggunakan kredit jangka panjang.sebaliknya apabila jangka waktu penggunaan modal lebih pendek daripada jangka kritisnya,maka lebih untung menggunakan kredit jangka pendek.

b.beban bunga
dari segi beban bunganya manakah yang lebih rendah,itulah yang dipakai.dan harus dihitung pula pemanfaatan modal atau bunga simpanan yang diterima dari modal yang tidak digunakan sejak berakhirnya masa kredit. Hal ini akan mengurangi beban bunga yang seharusnya dibayar.

 Kredit lembaga keuangan
Kredit yang diajukan oleh perusahaan akan disetujui apabila perusahaan tersebut dianggap layak untu diberi.hal ini harus dibuktikan dengan suatu studi kelayakan dan syarat lain yang biasa disebut dengan 4 c,yaitu:

1.capital
Capital atau modal ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh perusahaan.untuk mendapatkan kredit perusahaan sekurang-kurangnya harus memiliki modal sebesar 25% dari jumlah kredit.

2.capability
Capability ini merupakan kemampuan perusahaan untuk mengangsur atau mengembalikan pinjaman dan membayar bunga.hal ini dapat dibuktikan dengan neraca perusahaan.

3.collateral
Collateral ini merupakan syarat dimana setiap kredit yang diterima perusahaan harus dijamin dengan harta tetap sekurang-kurangnya bernilai 150% dari jumlah kredit.

4.character
Character ini sebagai sifat dari pimpinan perusahaan karena diolah yang bertanggung jawab terhadap pengembalian kredit.

 Kredit kelayakan
Keputusan presiden no.14A dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan membantu pengusaha golongan ekonomi lemah.kredit kelayakan diberikan kepada mereka dengan dasar kepres tersebut.kredit ini tidak harus dijamin dengan harta tetap,cukup dengan surat perintah kerja dari pemberi kerja .besarnya kredit sangat terbatas yaitu 30% dari kontrak kerja yang ditandatangani.

 Likuiditas dan solvabilitas
1. likuiditas
Yaitu kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansialnya setiap saat.
Pada pokoknya ,kewajiban yang harus dapat dipenuhi oleh perusahaan ada dua macam yaitu:
a.mampu membayar utang-utangnya pada setiap saat ditagih.kemampuan ini disebut likuiditas badan usaha.
b.mampu membiayai operasi perusahaan sehari-hari.kemampuan ini disebut likuiditas perusahaan.
Untuk menentukan likuiditas dapatlah digunakan dua rumus dengan mencari current ratio dan quick ratio:

Current ratio = aktiva lancar
−−−−−−−−−−−
Utang lancar

Quick ratio = aktiva lancar –persediaan
−−−−−−−−−−−−−−−−−−−−
Utang lancar
Aktiva lancar adalah kekayaan perusahaan yang dapat segera dicairkan dalam bentuk uang tunai.kategori aktiva lancar :
• Kas
• Bank
• Surat berharga
• Piutang
• Persediaan barang
Utang lancar adalah semua utang jangka pendek perusahaan.tujuan dari quick ratio adalah untuk mengetahui jumlah kekayaan yang dapat dengan cepat dicairkan dalam bentuk uang tunai.

2.solvabilitas
Yaitu kemampuan perusahaan untuk membayar semua utang-utangnya pada saat perusahaan dilikuiditasi/dibubarkan.untuk menentukan solvabilitas digunakan rumus :

Solvabilitas = total aktiva
−−−−−−−−−
Total utang
Dengan demikian,ditinjau dari likuiditas dan solvabilitas perusahaan mempunyai beberapa kemungkinan :
a. Solvable - likuid
b. Insovabel - likuid
c. Solvabel - illikuid
d. Insovabel - illikuid

 Rentabilitas
Yaitu kemampuan menghasilkan laba dari sejumlah dana yang dipakai untuk menghasilkan laba tersebut.rentabilitas dapat dipakai sebagai alat pengukur untuk mengambil keputusan tentang masalah financial leverage,yaitu masalah apakah didalam memenuhi kebutuhan dana perusahaan akan menggunakan modal asing ataukah modal sendiri.dua macam rentabilitas yaitu:

1.rentabilitas ekonomis
Yaitu kemempuan untuk menghasilkan laba dari keseluruhan modal,baik modal asing maupun modal sendiri ,yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut.rumusnya sebgai berikut:

RE = Lk
−−−−−−−−−− X 100 %
MA + MS

Keterangan :
RE :rentabilitas ekonomis
Lk : laba kotor
MA :modal asing
MS : modal sendiri

2.rentabilitas modal sendiri
Yaitu kemampuan untuk menghasilkan laba dari sejumlah modal sendiri yang digunakan untuk menghasilkan laba tersebut.

RMS = Lb
−−− X 100 %
MS

Keterangan :
RMS : rentabilitas modal sendiri
Lb :laba bersih (sesudah bunga dan pajak )
MS : modal sendiri (modal saham )

Beberapa kriteria yang dapat dipakai untuk mengambil keputusan adalah :

a. apabila rentabilitas ekonomis lebih kecil dari tingkat bunga modal asing ,lebih baik menggunakan modal sendiri ,sebab rentabilitas modal sendiri akan lebih besar dibandingkan apabila digunakan modal asing.
Apabila rentabilitas ekonomis lebih besar dibanding dengan tingkat bunga modal asing ,maka lebih baik digunakan modal asing,sebab rentabilitas modal sendiri akan lebih besar dibandingkan apabila digunakan modal sendiri.
Rentabilitas modal sendiri selalu diusahakan besar karena dengan makin besarnya rentabilitas modal sendiri ,maka deviden akan semakin besar pula.

PASAR SURAT BERHARGA DAN PASAR MODAL

 Saham

1.saham biasa (common stock)
Saham biasa merupakan bentuk pemilikan tanpa hak istimewa.artinya para pemilik akan memperoleh pembagian keuntungan (dalam bentuk deviden) hanya apabila perusahaan memperoleh laba.

2.saham preferen (preferred stock)
Saham preferen atau saham dengan preferensi ini merupakan bentuk pemilikan dengan hak istimewa.hak istimewa yang ada pada pemegang sahgam preferen ini adalah :

a.pembagian dividen yang didahulukan
pemegang saham preferen mendapat pembagian deviden lebih dahulu daripada pemegang saham biasa.
b.pembagian dividen kumulaif
pemegang saham preferen ini mendapat hak untuk mendapatkan dividen untuk setiap periode.apabilaia tidak memperoleh dividen pada suatu periode karena ada suatu hal,maka ia akan memperoleh pada periode yang akan datang secara kumulatif.
c.pembagian kekayaan yang didahulukan
pemegang saham preferen mempunyai hak untuk memperoleh pembagian kekayaan perusahaan lebih dahulu daripada pemegang saham biasa pada saat perusahaan dilikuiditasi /dibubarkan .
 obligasi
yaitu surat perjanjian yang sengaja dikeluarkan oleh perusahaan sebagai salah satu sumber dana ekstern.adapun sifat dari obligasi adalah:
• dapat diperjual belikan
• terdapat kewajiban untuk mengembalikan pokok pinjamannya
• terdapat kewajiban untuk membayar bunga
• terdapat jangka waktu yang pasti

jens-jenis obligasi
semua obligasi yang ada dapat digolongkan kedalam berbagai jenis dengan mendasarkan pada berbagai faktor,yaitu :

1. sesuai dengan pihak yang mengeluarkan :
a. obligasi umum yaitu obligasi yang dikeluarkan oleh pemerintah.
b. obligasi perusahaan yaitu obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan umum ,perusahaan jawatan ,dan perseroan terbatas.

2.sesuai dengan karakter jaminan :
a. obligasi tanpa jaminan ,seperti income bond dan debenture bond.
b.obligasi dengan jaminan
jaminan yang dipakai antara lain :saham,piutang,rumah,tanah,mesin dan sebagainya.

Selain jenis obligasi tersebut,masih ada jenis yang lain yaitu:
a. Coupon bond
b. Registered bond
c. Callabel bond
d. Convertible bond

 Pasar modal
Sesuai dengan sifatnya ,saham dan obligasi dapat diperjualbelikan.perusahaan yang menjual saham dan obligasi kepada masyarakat,harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah.salah satu syarat adalah perusahaan yang bersangkutan tidak boleh menjual surat berharga langsung kepada masyarakat ,akan tetapi harus melalui lembaga perantara yaitu PT. danareksa.PT ini bertugas mengedarkan dan memasarkan saham dan obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan.

Jumat, 22 Oktober 2010

PENGERTIAN ORGANISASI

 Apakah yang dimaksud dengan organisasi
Menurut boone dan Kurtz,organisasi didefinisikan sebagai berikut:
Organisasi adalah suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan .

Manajer harus menyusun suatu struktur organisasi formal yang orang-orang serta sumber fisiknya dipersiapkan dengan baik untuk melaksanakan rencana dan mencapai tujuan keseluruhan.definisi organisasi mencakup tiga elemen yaitu:
1.interaksi manusia
2.kegiatan mengarah pada tujuan
3.stuktur

ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL

 Organisasi formal
Organisasi formal merupakan sisitem tugas,hubungan wewenang,tanggung jawab,dan pertanggung jawaban yang dirancang oleh manajemen agar pekerjaan dapat dilakukan.
Struktur formal ini dibuat untuk meliput pekerjaan yang harus dilakukan dan memberikan suatu kerangka bagi perilaku pekerjaan.beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam penyusunan stuktur organisasi formal yaitu:
1) Wewenang
2) Tanggung jawab
3) Pertanggung jawaban
4) Delegasi
5) Koordinasi

 Organisasi informal
Organisasi informal adalah suatu jaringan hubungan pribadi dan sosial yang mungkin tidak dilakukan atas dasar hubungan wewenang formal.
Komunikasi yang terjadi dalam organisasi informal berjalan dengan cepat dari mulut kemulut komunikasi ini disebut sistem tanaman rambat.


 Sentrelisasi vs desentralisir
Organisasi manajemen yang disentralisir merupakan sebuah sistem yang wewenang serta pengendaliannya dipegang disuatu pusat,biasanya eksekutif puncak. Beberapa kebaikan organisasi yang disentralisir adalah:
1) Bahwa pengendalian yang lebih efektif dapat dilakukan
2) Cenderung memperpendek jarak pengambilan keputusan
3) Memungkinkan bagi seluruh unit untuk mengikuti suatu rencana tindakan yang seragam.
Sedangkan keburukannya yaitu:
1) Jika perusahaan berkembang dengan pesat,maka beban kerja pada eksekutif puncak menjadi terlalu banyak
2) Organisasi yang disentralisir hanya memberi pengalaman sedikit kepada para manajer muda dalam pengambilan keputusan

Organisasi yang didesentralisir
Manajemen yang disentralisir merupakan suatu usaha sistematis untuk mendelegasikan kepada jenjang bawah semua wewenang kecuali yang harus dilaksanakan pada jenjang tertinggi.


STRUKTUR ORGANISASI DAN PENYUSUNANNYA

 Pembentukan stuktur organisasi
Struktur organisasi formal didasarkan pada analisa dari tiga elemen kunci setiap organisasi,yaitu:
1) Interaksi kemanusiaan
2) Kegiatan yang terarah ketujuan
3) Struktur

Tujuan sebuah perusahaan yang berupa “menyediakan barang yang berkualitas baik dengan harga bersaing kepada konsumen”tidak dapat dapat menjabarkan kondisi peralatan produksi yang harus diperiksa secara teratur dan diperbaiki jika terjadi kerusakan.

Hierarki tujuan
Hierarki tujuan organisasi berlungkup dari tujuan perusahaan keseluruhansampai tujuan khusus yang ditetapkan untuk masing-masing karyawan.

Departementalisasi

Wewenang dan tanggung jawab
Tindakan menugaskan kegiatan,kepada bawahan disebut pendelegasian.

Berapa banyak bawahan yang harus ada dibawah seorang manajer?

Salah satu alasan untuk departementalisasi adalah terbatasnya jumlah kegiatan yang dapat dilakukan oleh manajer disamping juga jumlah bawahan yangdapat disupervisi secara efektif.rentangan pengendalian (span of control)merupakan jmlah optimal bawahan yang dapat dikelola oleh seorang manajer.faktor kritis dalam menetukan rentangan pengendalian yang optimal adalah:
1) Jenis pekerjaan
2) Pelatihan karyawn
3) Kemampuan manajer
4) Efektifitas komunikasi

Menjamin komunikasi yang efektif
Menghindari pertumbuhan organisasi yang tidak perlu
Mengapa terjadi kecenderungan untuk menambah karyawan pada tingkat yang lebih tinggi dibanding peningkatan pekerjaan?menurut Parkinson,penyebabnya adalah :
1) Keinginan manajer sendiri untuk membangun “kerajaan”dengan menambah bawahan.
2) Kerja tulis yang diciptakan oleh adanya kesempatan kerja dari karyawan tambahan.

 Bentuk-bentuk struktur organisasi
Yang menjadi dasar dalam organisasi ini adalah pembagian kekuasaan(authority) dan tanggung jawab (responsibility).sebenarnya bentuk struktur organisasi ini bermacam-macam ,tetapi pada pokoknya ada lima,yaitu:
1) Organisasi garis (line organization)
2) Organisasi garis dan staf (line and staf organization)
3) Organisasi fungsional (functional organization)
4) Komite (committee)
5) Organisasi matrik

 Organisasi garis

a.kebaikan organisasi garis

• Adanya kesatuan dalam pimpinan dan perintah
• Pimpinan dapat lebih cepat dalam mengambil keputusan
• Pimpinan dapat lebih cepat dalammemberikan perintah
• Menghemat biaya

b.keburukan organisasi garis

• Sering terdapat birokrasi yang menghambat jalannya perusahaan
• Tidak adanya spesialisasi menyebabkan tugas yang berat bagi para petugas sehingga kurang efisien
• Kurangnya kerjasama diantara masing-masing bagian


 Organisasi garis dan staf
Organisasi garis dan staf ini merupakan kombinasi yang diambilkan dari keuntungan adanya pengawasan secara langsung dan spesilisasi dalam perusahaan.hubungan antara pimpinan dengan bawahan langsung disebut hubungan garis.jika hubungan yang terjadi tidak langsung disebut hubungan staf .

a.kebaikan organisasi garis dan staf

• Pimpinan lebih leluasa dalam memberikan saran terhadap tugas khusus diluar bagiannya
• Staf dapat membantu untuk mengatasi berbagai persoalan sehingga akan memperingan pekerjaan dan meningkatkan efisiensi kerja.
• Staf dapat mendidik para petugas
• Adanya kesatuan dalam pimpinan sehingga menciptakan aliran kekuasaan dengan jelas.

b.keburukan organisasi garis dan staf

• Kadang-kadang staf tidak lagi memberi saran tetapi perintah
• Dapat menimbulkan anggapan pada pada petugas untuk lebih percaya kepada staf daripada atasannya
• Staf dapat ikut disalahkan apabila saran yang diberikan tidak memperoleh hasil.


 Organisasi fungsional
Dalam organisasi fungsional,masing-masing manajer adalah seorang spesialis atau ahli dan masing-masing bawahan/pekerja mempunyai beberapa pimpinan.manajer memiliki kekuasaan penuh untuk menjalankan fungsi-fungsi yang menjadi tanggung jawabnya.jadi bentuk ini lebih menekankan pada pemberian fungsi.

a.kebaikan organisasi fungsional

• Masing-masing fungsi dipegang oleh orang yang ahli dalam bidangnya.
• Tugas para manajer menjadi lebih ringan dengan adanya pembagian fungsi.

b.keburukan organisasi fungsional

• Membingungkan para pekerja karena tidak ada kesatuan dalam pimpinan dan perintah
• Tidak ada hubungan garis secara langsung dengan atasan
• Kesulitan yang timbul tidak dapat secara cepat diatasi
• Kurangnya koordinasi sering menimbulkan perselisihan diantara para manajer.


Organisasi komite
Untuk membentuk komite haruslah memperhatikan syarat berikut ini :

1) Suasananya santai dan bersifat informal
2) Semua anggota komite ikut ambil bagian dalam membicarakan tugasnya
3) Komite mengetahui tentang tugas yang dibebankan kepadanya
4) Masing-masing anggota komite bersedia mendengarkan pendapat anggota yang lain.
5) Keputusan diambil secara consensus
6) Masing-masing anggota bebas mengemukakan pendapat
7) Ketua komite tidak mempunyai kekuasaan atas yang lain
Komite sering disebut panitia.
a.kebaikan komite

• Merupakan sebuah forum untuk saling bertukar pendapat diantara beberapa anggota
• Keputusan ditentukan bersama-sama sehingga dapat memberikan hasil lebih baik
• Menciptakan koordinasi lebih baik
• Meningkatkan pengawasan karena macam-macam komite tersebut dapat berhubungan langsung dengan para pelaksana

b.keburukan komite
• Kesulitan dalam mempersiapkan pertemuan karena masing-masing anggota sibuk dengan pekerjaannya
• Keharusan untuk berkompromi
• Sering menimbulkan kesimpang-siuran dalam organisasi
• Tidak mempunyai kekuasaan untuk mendukung saran yang diberikan.

 Organisasi matrik Organisasi matrik juga disebut organisasi manajemen proyek dapat didefinisikan sebagai struktur organisasi dimana para spesialis dari bagian yang berbeda disatukan untuk mengerjakan proyek.

a.kebaikan organisasi matrik

• Luwes
• Memberikan metode untuk memusatkan perhatian pada masalah utama yang spesifik atau persoalan teknis yang unik
• Memberikan alat inovasi tanpa mengganggu struktur organisasi yang ada

b.keburukan organisasi matrik

• Beberapa masalah dapat muncul karena pendekatan ini melanggar prinsip kesatuan perintah yang tradisional (satu atasan untuk masing-masing individu )
• Manajer proyek dapat menjumpai kesulitan dalam mengembangkan tim terpadu dari orang-orang yang berasal dari bagian-bagian yang berbeda
• Konflik dapat muncul antara manajer proyek dengan manajer bagian lain.

PERILAKU KEORGANISASIAN

 Kelompok kerja
Dalam organisasi bisnis ,kelompok kerja itu merupakan sekumpulan karyawan yang secara bersama-sama mempunyai pekerjaan serupa dan melihat dirimereka sebagai satu kelompok dalam kelompok organisasi mengisi kebutuhan para anggotanya ,kebutuhan itu adalah:
1) Kebutuhan berkomunikasi
2) Kebutuhan mempertahankan harga diri dan kepentingan ekonomi
3) Kebutuhan akan keamanan atau perlindungan
Keanggotaan dalam berbagai kelompok akan bergantung pada banyak hal yaitu:
1) Keakraban satu sama lain
2) Kepentingan bersama
3) Pekerjaan serupa
4) Persahabatan

 Motivasi
Motivasi merupakan motif intern yang menyebabkan orang berperilaku seperti yang mereka lakukan .

Jenjang kebutuhan karyawan
Teori motivasi dari maslow menekankan dua ide dasar yaitu:
1) Orang mempunyai kebutuhan,tetapi hanya kebutuhan yang belum terpenuhi saja yang dapat mempengaruhi perilaku manusia.
2) Kebutuhan manusia dikelompokkan dalam sebuah hierarki kepentingan.kebutuhan lain yang tingkatannya lebih tinggi akan muncul dan memerlukan pemuasan.
Hierarki kebutuhan dari maslow yang paling mendasar adalah kebutuhan fisiologis.kemudian kebutuhan perlindungan,dan yang paling tinggi kebutuhan perwujudan diri.

 Pekerjaan dan sikap jabatan
Moral merupakan sikap umum dari angkatan kerja dalam sebuah perusahaan terhadap jabatan mereka .sedangkan kepuasan jabatan merupakan istilah lain yang memberikan arti banyak tentang hal yang sama.


 Kepemimpinan
Dalam perusahaan,kepemimpinan itu berkaitan dengan pengarahan kepada karyawan untuk melakukan pekerjaan.ini menjadi bagian penting dalam memahami perilaku kerja.beberapa penelitian telah memperlihatkan bahwa tidak ada satu cara terbaik untuk memimpin karyawan. Ini bergantung pada pimpinannya,karyawan,dan situasi yang ada.
PENGERTIAN MANAJEMEN

 Arti dan fungsi manajemen
definisi tentang manajemen yang dikemukakan oleh para ahli seperti fayol,terry,taylor adalah berbeda-beda,tetapisemuanya mempunyai pengertian yang sama.berikut ini dikemukakan definisi tentang manajemenyang diberikan oleh professor oei liang lee.

Manajemen adalah ilmu dan seni merencanakan,mengkoordinasi,mengarahkan,
Mengorganisasi,serta mengawasi tenaga manusia dangan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dari definisi tersebut tentang manajemen,dapat diambil kesimpulan bahwa manajemen mempunyai lima fungsi,yaitu:
1.perencanaan
2.pengkoordinasian
3.pengarahan
4.pengorganisasian
5.pengawasan

Kelima fungsi manajemen ini sangat penting didalam menjalankan semua kegiatan. Semua ini dimaksudkan agar kegiatan apapun yang dilakukan berjalan dengan baik. Sehingga tujuan dapat tercapai.
Setiap kegiatan yang dilakukan oleh seseorang atau sebuah lembaga tentu mempunyai tujuan tersebut perlulah dibuat perencanaan terlebih dahulu.perencanaan ini menggambarkan:
a.apa
b.bagaimana
c.mengapa
d.kapan akan dilakukan
setelah perencanaan disusun,baru ditetapkan siapa yang akan melakukan,bagaimana pembagaian kerjanya,bagaimana wewenangnya, tanggung jawab serta pertanggung jawaban masing-masing kegiatan.mereka (pelaksana organisasi)terdiri atas orang yang mempunyai berbagai macam keinginan,kebutuhan serta pola berpikir yang berbeda-beda


 Jenjang manajemen
Perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga manajemen yaitu:
1.manajemen puncak atau manajemen eksekutif
2.manajemen madya atau manajemen administrative
3.manajemen operasional atau manajemen supervisori.

a.manajemen puncak
jenjang ini jenjang tertinggi,biasanya mempunyai berbagai pengalaman bertahun-tahun.biasanya meliputi dewan direktur,dierktur utama,dan pimpinan lain.manajemen ini menyusun rencana umum perusahaan dan mengambil keputusan penting tentang hal seperti pengabungan,produk baru,dan pengeluaran saham.

b.manajemen madya
jenjang ini meliputi pimpinan pabrik atau manajer divisi.para manejer ini
mempunyai tanggung jawab dalam penyusunan rencana operasi yang melaksanakan
rencana umum dari manajer puncak.

c.manajemen operasional
manajemen ini jejjang terendah tugasnya menyangkut pelaksanaan rencana yang
dibuat oleh para manajer madya.manajemen ini disebut “supervisor garis pertama”
karena mereka bertanggung jawab melakukan supervise kepada para karyawan yang
mengerjakan kegiatan harian.

LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN

 Gerakan manajemen ilmiah
Perusahaan yang ingin maju selalu berusaha mendapatkan cara yang efisien untuk mengelola produktivitas dan pada saat yang sama menurunkan biaya produksi.dalam buku taylor yang muncul tahun 1911 yang berjudul the principles of scientific management prinsipnya yaitu:

Prinsip 1:semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisi guna menentukan satu cara
Terbaik untuk menyelesaikannya.
Prisip 2: orang yang tepat untuk memangku jabatan dapat dipilih dan dilatih secara
Ilmiah
Prinsip 3:kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diikuti dengan menggaji
Pemegang jabatan dengan dasar insetif,yaitu menyamakan gaji dengan hasil
Kerjanya.
Prinsip 4:menempatkan manajer dalam perencanaan,persiapan dan pemeriksaan
Pekerjaan.


SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN
Beberapa macam-macam sekolah manajemen :

 Sekolah klasik
Teori klasik mendefinisikan manajemen menurut tugas yang dilakukan oleh para manajer. Sekolah klasik telah memberikan saran tentang fungsi manajemen primer,yaitu perencanaan,pengorganisasian,pengarahan,dan pengendalian.


 Sekolah perilaku
Sekolah perilaku juga disebut leadership,human relations,atau behavioral sciences
School of management. Sekolah ini memusatkan perhatian pada aspek kemanusiaan dari manajemen dan menekankan kebutuhan bagi para manajer untu memahami manusia .para manajer perlu mengetahui bagaimana memotivasi bawahan yang mereka pimpin.

 Sekolah ilmu manajemen
Sekolah ini melibatkan matematik dan statistic.model matematis digunakan untuk menyelesaikan masalah operasional perencanaan dan pengendalian.ilmu manajemen merupakan suatu pendekatan kuantitatif yang memberikan alat untuk menyelesaikan masalah bisnis.

 Analisis sistem
Analisis sistem menawarkan suatu alat untuk melihat kegiatan intern dan ekstern dari perusahaan.sistem adalah suatu unit yang dibentuk dari dua atau lebih bagian independent yang beinteraksi untuk membentuk sebuah organisme fungsi.


 Manajemen hasil
Manajemen by objectives atau MBO adalah suatu program untuk meningkatkan motivasi dan pengendalian karyawan.MBO memusatkan perhatian pada hasil,bkan perilaku yang diperlihatkan oleh karyawan.angapan yang ada pada MBO adalah bahwa hasil yang dibuat oleh manajer atau karyawan merupakan sesuatu yang penting,bukannya seberapa besar kesibukan mereka.
Adapun keburukan MBO antara lain:
• Untuk beberapa tugas,MBO sulit menentukan tujuan yang tepat.
• MBO hanya sukses jika semua pihak mau berpartisipasi.
• MBO seharusnya tidak dipandang sebagai suatu penyelesaian untuk masalah manajemen .
• Tujuan itu seharusnya layak dan mudah diukur.

PERENCANAAN

Perencanaan merupakan fungsi terpenting diantara semua fungsi-fungsi manajemen yang ada.

 Bentuk perencanaan
Berikut ini macam-macam bentuk perencanaan:

a.tujuan (objective)
tujuan merupakan suatu sasaran dimana kegiatan itu diarahkan,dandiusahakan untuk sedapat mungkin dicapai dalam jangka waktu tertentu.semua orang harus mengetahui tujuan dalam organisasi yang hendak dicapainya,agar kegiatan yang dilakukan tidak saling bertentangan.

b.kebijakan (policy)
kebijakan adalah suatu pernyataan atau pengertian untuk menyalurkan pikiran dalam mengambil pikiran dalam mengambil keputusan terhadap tindakan untuk mencapai tujuan.

c.strategi
strategi merupakan tindakan penyesuaian dari rencana yang telah dibuat.dalam berstrategi harus diperhatikan beberapa faktor yaitu:ketepatan waktu,ketepatan tindakan yang akan dilakukan dan sebagainya.

d.prosedur
prosedur merupakan rangkaian tindakan yangakan dilaksanakan untuk waktu mendatang.

e.aturan (rule)
aturan adalah suatu tindakan yang spesifik dan merupakan bagian dari prosedur.

f.program
program merupakan campuran antara kebijakan prosedur,aturan dan pemberian tugas yang disertai dengan suatu anggaran (budget).dalam organisasi biasanya program dibuat dua macam,yakni:program umum dan program khusus.program umum meliputi seluruh organisasi,sedangkan program khusus hanya mencakup kegiatan dari masing-masing bagian yang ada dalam orhanisasi tersebut.

 Kegunaan perencanaan
Adapun kegunaan daripada perencanaan adalah:

a.mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang
b.mengarahkan perhatian pada tujuan
c.memperingan biaya
d.merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan


 langkah –langkah penyusunan perencanaan
a.menetapkan tujuan
b.menyusun anggapan-angapan (premising)
c.menetukan berbagai alternatif tindakan
d.mengadakan penilaian terhadap alternatif tindakan yang sudah dipilih
e.mengambil keputusan
f.menyusun rencana pendukung

 perencanaan merupakan proses pendekatan yang rasional
dengan berbagai macam langkah yang telah dilakukan untuk menyusun suatu perencanaan,dapatlah dikatakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses pendekatan yang rasional untuk waktu yang akan datang.

 Jangka waktu perencanaan
Menurut jangka waktunya,perencanaan dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu:
a.perencanaan jangka pendek
b.perencanaan jangka menengah
c.perencanaan jangka pendek


 faktor-faktor yang membatasi perencanaan
faktor yang membatasi perencanaan yaitu:
a.sulitnya mencari anggapan secara teliti
b.perubahan yang sangat cepat
c.kelakuan internal
kelakuan internal dapat berupa:
• kelakuan psikhologis
• kekakuan karena adanya prosedur dan kebijakan
• kekakuan sumber daya dan dana
d.kekakuan eksternal
e.waktu dan biaya

 pengambilan keputusan
a.syarat pengambilan keputusan
beberapa syarat pengambilan keputusan antara lain:
• harus berusaha untuk dapat mencapai suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa melalui tindakan yang positif
• harus dapat mengetahui dengan jelas tentang tujuan manakah yang dapat dicapai beserta segala kekurangannya
• harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan penilaian berbagai alternatif sesuai dengan tuntutan untuk mencapai tujuan
• harus bersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternatif yang paling baik
.b.alat pengambilan keputusan
Untuk mengambil keputusan yang rasional perlu digunakan alat-alat seperti:
1.operation research
2.teori robabilitas
3.linear progammaing

Selain alat-alat diatas ada juga alat-alat dibawah ini:
• analisa risiko
pertimbangan untuk memasarkan produk baru kepasar misalnya,tergantung kepada beberapa variabel kritis berikut:
o biaya pengenalan
o biaya produksi
o investasi modal yang dibutuhkan
o harga
o market share yang dapat dicapai

• pohon keputusan (decision tree)
cara lain yang dapat ditempuh untuk menganalisis keputusan adalah dengan jalan melihat berbagai kemungkinan arah yang dapat diambil dari berbagai jenis keputusan.

PENGORGANISASIAN
Setiap organisasi memiliki tiga komponen pokok,yaitu:personalia,fungsi dan faktor-faktor fisik.fungsi pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan antara berbagai fungsi,personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan.
Hubungan yang timbul didalam organisasi dapat berbentuk:hubungan informal dan hubungan formal.

a.hubungan informal
hubungan informal ini lebih banyak menyangkut hubungan manusiawi atau tidak disengaja.

b.hubungan formal
hubungan formal merupakan bentuk hubungan yang dilakukan dengan sengaja.
Dalam hubungan formal terdapat tiga hubungan dasar yaitu:

1.tanggung jawab
Tanggung jawab adalah kewajiban bagi individu untuk melaksanakan tugas yang telah dengan cara sebaik mungkin menurut kemampuan serta pengarahan yang diterima.
2.wewenang
Wewenang adalah hak untuk mengambil keputusan tentang apa yang harus dilakukan oleh seseorang,juga merupakan hak untuk meminta kepada orang lain melakukan sesuatu.
3.pertanggung jawaban
Aliran pertanggung jawaban ini merupakan kebalikan dari arus wewenang.

 POLA HUBUNGAN ANTAR KOMPONEN ORGANISASI
Penentuan tugas-tugas yang hendak dijalankan haruslah didasarkan pada suatu tujuan.jadi antara tujuan.fungsi,tanggung jawab,wewenang serta pertanggung jawaban mempunyai hubungan yang erat dan berkaitan satu dengan lainnya.

 RENTANGAN KEKUASAAN
Faktor-faktor yang mempengaruhi antara pimpinan dengan bawahan antara lain:
a.latihan dari bawahan
b.pendelegasian wewenang
c.perencanaan
d.teknik komunikasi
 DASAR PENGGOLONGAN BAGIAN DIDALAM ORGANISASI
Pengelompokkan menjadi bagian-bagian didalam sebuah organisasi dapat didasarkan pada beberapa faktor berikut ini:

a.didasarkan pada suatu angka
b.didasarkan pada waktu
c.didasarkan pada fungsi perusahaan
d.didasarkan pada luas daerah operasi
e.didasarkan pada jenis barang yang dihasilkan
f.didasarkan pada jenis langganan

 Karakteristik struktur organisasi
Setiap bentuk struktur organisasi yang baik harus memiliki dua karakteristik dasar,yaitu:

a.keseimbangan dalam organisasi
b.fleksibel


PENGARAHAN
 Prinsip-prisip pengarahan
Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mencapai tujuan.pengarahan yang dilakukan oleh pimpinan harus berpegang pada beberapa prinsip,yaitu:

a.prisip mengarah kepada tujuan
pengarahan tidak dapat berdiri sendiri,artinya dalam melaksanakan fungsi pengarahan perlu mendapat dukungan/bantuan dari faktor-faktor lain seperti:perencanaan,struktur organisasi,tenaga kerja yang cukup,pengawasan yang efektif dan kemampuan untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan bawahan.

b.prinsip keharmonisan dengan tujuan
orang-orang bekerja untuk dapat memenuhi kebutuhannya yang mungkin tidak persis sama dengan tujuan perusahaan.

c.prinsip kesatuan komando
prinsip komando ini sangat penting untuk menyatukan arah tujuan dan tanggung jawab para bawahan.

 Cara-cara pengarahan
Ada beberapa cara pengarahan yang dapat dilakukan yaitu:
a.orientasi
orientasi merupakan cara pengarahan dengan memberikan informasi yang perlu agar supaya kegiatan dapat dilakukan dengan baikinformasi yang diberikan di dalam orientasi dapat berupa antara lain:
1.tugas itu sendiri
2.tugas lain yang ada hubungannya
3.ruang lingkup tugas
4.tujuan dari tugas
5.delegasi wewenang
6.cara melaporkan dan cara mengukur prestasi kerja
Dan sebagainya

b.perintah
perintah merupakan permintaan dari pimpinan kepada orang yang berada dibawahnya untuk melakukan atau mengulang suatu kegiatan terentu pada keadaan tertentu.adapun perintah yang diberikan kepada bawahan dapat berupa:
 Perintah umum dan khusus
Penggunaan perintah ini sangat tergantung kepada preferensi manajer ,kemampuan untuk meramalkan keadaan serta tanggapan yang diberikan oleh bawahan.perintah umum mempunyai sifat yang luas sedang perintah khusus bersifat lebih menditail.
 Perintah lisan dan tertulis
Kemampuan bawahan untuk menerima perintah sangat mempengaruhi apakah perintah harus diberikan secara tertulis atau dengan lisan saja.
 Perintah formal dan informal
Perintah formal merupakan perintah yang diberikan kepada bawahan sesuai dengan tugas/aktivitas yang telah ditetapkan didalam organisasi.sedangkan perintah informal lebih banyak mengandung saran atau dapat pula berupa bujukan dan ajakan.

c.delegasi wewenang
pendelegasian wewenang bersifat lebih umum jika dibandingkan dengan pemberian perintah.dalam pendelegasian wewenang ini pimpinan melimpahkan sebagaian dari wewenang yang dimilikinya kepada bawahan.

 Komunikasi
Ada beberapa pendapat tentang komunikasi,antara lain dikemukakan oleh American training director,newman dan kontz.dari beberapa pendapat dapat diambil kesimpulan:
a. didalam komunikasi terdapat hubungan antara orang dengan orang
b. hubungan yang timbul didalam komunikasi itu digunakan untuk menyalurkan gagasan,pendapat,atau informasi
c. komunikasi berguna untuk menciptakan hubungan yang serasi dan menciptakan saling pengertian.
d. Untuk mengadakan komunikasi dapat digunakan kata-kata ,surat,kode atau symbol.

.beberapa prinsip dalam berkomunikasi:
1.komunikasi harus jelas
2.prinsip integritas
3.prinsip penggunaan organisasi informal

 Motivasi
Motivasi mempunyai dua macam bentuk ,yaitu motivasi positif dan motivasi negatif.

a.motivasi positif
motivasi positif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara memberikan penambahan tingkatkepuasan tertentu.

b.motivasi negatif
motivasi negatif merupakan proses untuk mempengaruhi orang lain dengan cara menakut-nakuti atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu dengan terpaksa.

Motivasi diharapkan dapat menjadi dasar perangsang untuk meningkatkan kreativitas seseorang.dalam hal ini perlu diperhatikan masalah-masalah seperti berikut ini:
 Kreativitas dipandang sebagai dasar penentuan kualitas seseorang.
 Masalah kreativitas ini muncul bilamana seseorang menghadapi problema yang memrlukan pemecahan.

PENGKOORDINASIAN

 Prinsip-prinsip koordinasi
Ada tiga macam prinsip koordinasi:

a.prinsip kontak langsung
prinsip ini menyatakan bahwa koordinasi harus dicapai melalui hubungan antar manusia baik hubungan secara horizontal maupun vertical.

b.prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi

c.hubungan timbale balik diantara faktor-faktor yang ada


 Pelaksanaan fungsi koordinasi
Untuk melaksanakan fungsi koordinasi,manajer dapat menempuh dua cara yaitu:

a.menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksanannya koordinasi.
b.memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi.


PENGAWASAN

Dengan pengawasan dapat mengukur seberapa jauh hasil yang telah dicapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan .dapat pula menyangkut perubahan-perubahan besar seperti:
a.penyusunan kembali rencana baru
b.menetapkan sasaran target baru
c.perubahan struktur organisasi
d.perbaikan cara penerimaan pegawai
e.dan sebagainya.

 Langkah-langkah pengawasan
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan adalah:

a.menciptakan standard
standard merupakan suatu kriteria untuk mengukur hasil pekerjaan yang sudah dilakukan.standard yang dibuat biasanya didasarkan pada suatu kondisi atau kemampuan kerja yang normal.bentuk standard ada dua yaitu standarr kuantitatif dan standard kualitatif.standard kuantitatif dinyatakan dalam satuan tertentu,sperti jam tenaga kerja sedangkan standard kualitatif berupa pendapat umum.

b.membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard

c.melakukan tindakan koreksi
dalam kegiatan koreksi ada beberapa pengambilan tindakan koreksi ini adalah :
 Menghayati masalah yang dihadapi
 Mencari kemungkinan untuk mengatasi atau memperbaiki adanya kesalahan
 Menentukan cara untuk mengadakan koreksi yang paling tepat.


SYARAT-SYARAT PENGAWASAN YANG BAIK

a.pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan (aktivitas)

b.pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi dengan segera

c.pengawasan harus mempunyai pandangan kedepan

d.pengawasan harus obyektif,teliti dan sesuai dengan standard yang digunakan

e.pengawasan harus luwes

f.pengawasan harus serasi dengan pola organisasi

g.pengawasan harus ekonomis

h.pengawasan harus muidah dimengerti

i.pengawasan harus diikuti dengan perbaikan.

Kamis, 14 Oktober 2010

PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN

Kondisi bisnis banyak berpengaruh pada kehidupan kita.oleh karena itu perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia .istilah tanggung jawab sosial menunjukkan pertimbangan manajemen tentang pengaruh sosial disamping juga pengaruh ekonomi dari keputusannya .tanggung jawab sosial tersebut mencakup hal-hal seperti bidang kesehatan,informasi konsumen,praktek tanpa diskriminasi ,dan pemeliharaan lingkungan fisik .

PENGERTIAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN

Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Sedangkan arti lingkungan secara luas mencakup semua faktor ekstern yang mempengaruhi individu,perusahaan,dan masyarakat.faktor yang mempengaruhi perusahaan tesebut adalah luas termasuk aspek ekonomi,politik,sosial,etika hukum,dan ekologi/fisik.

Kesan negatif tentang perusahaan
Banyak masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan,antara ,lain menyangkut penyelewengan pajak,penyeludupan barang,penyogokan kepada pejabat pemerintah,periklanan yang menipu,dan lain sebagainya
Kritik trehadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi,moral etik,dan politik saja tetapi juga menyagkut lingkungan fisik.

Usaha untuk memperbaiki kesan negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan negatif dari masyarakat terhadap perusahaan ,tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah yang negatif serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat yang efektif.

LINGKUNGAN FISIK,ENERGI,DAN KONSERVASI

Dari masalah ekonomi,sosial,salah satu masalah yang sangatsulit diatasi dan memerlukan biaya besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.

EKOLOGI

Ekologi adalah suatau ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya.hal ini terutama disebabkan oleh kombinasi dari tiga faktor :
1.semakin meningkatnya konsentrasi penduduk
2.perkembangan teknologi baru
3.semakin meningkatnya kemakmuran ekonomi

 MACAM-MACAM POLUSI
Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam dimana kita hidup dan bekerja.macam-macam polusi:

Pencemaran udara
Rata-rata orang menghirup udara sebanyak 35 pon per hari.jumlah ini merupakan enam kali dari jumlah makanan dan minuman yang dikonsumsi secara normal.polusi udara inimenimbulkan dampak negatif yang biasanya penyakit jantung dan pernapasan.

Pencemaran air
Cukup banyak kasus pencemaran air diindonesia yang berasal dari berbagai macam sumber,seperti lingkungan industri,pemukiman,dan linkungan pertanian. Penggunaan pupk yang mempunyai kandungan nitrat cukup besar dapat menyebabkan polusi air baik dipermukaan maupun dibawah tanah.

Pencemaran sampah awet
Didunia ini ada tiga macam tempat pembuangan sampah yaitu bumi,air,dan angkasa. Manajemen yang baik menyangkut pembuangan sampah ketiga tempat tersebut sangat berpengaruh pada kesehatan kingkungan masyarakat.jika sampah dibakar,pencemaran udara yang timbul sangat mengaggu lingkungan.

 ENERGI DAN KONSERVASI

Diindonesia sumber energiminyak bumi sudah lama digunakan disamping batu bara dan air.kemudian muncul penggunaan gas alam yang juga dihasilkan dalam negeri,dan akhir ini sudah dikembangkan penggunaan sumber energi mataharidan tenaga nuklir.dari sumber energi tersebut kiranya energi matahari dapat memberi prospek penggunaan yang baik dimasa depan mengingat bahaya yang hampir tidak ada,biayanya murah tidak polusi.sebagaian besar pengguanaan energi didunia masih menggunakan minyak dan gas.

 LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DPERPAJAKAN
-Alasan-alasan bagi meningkatnya pengeluaran pemerintah

Alasan bagi pemerintah untuk menaikkan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat. Meningkatnya pengeluaran pemerintah ini merupakan suatu tendesi yang mungkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan urbanisasi. Pertambahan penduduk dan permintaan masyarakat ,serta pengeluaran biaya untuk pertahanan Negara .untuk meningkatkan fasilitas kepada masyarakat,pemerintah telah membangun taman bagi keperluan rekreasi,perpustakaan,museumdan pusat rekreasi serta kebudayaan yang lain.kemajuan dibidang teknologi juga memberikan akibat kepada penduduk. Adanya pertambahan penduduk dapat mengakibatkan pengeluaran pemerintah lebih besar .pemerintah perlu menyediakan kebutuhan pokok mereka dengan usaha peningkatan produksi dalam negeri dan pengadaan impor dari luar negeri.walaupun pemerintah telah membuat program keluaraga berencana ,pertumbuhan penduduk tetap berjalan.pemerintah.pemerintah telah meningkatkan higina perorangan dan sanitasi lingkungan terutama didaerah pedesaan.

 Penerimaan dan pengeluaran pemerintah

Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah,antara lain:
a.pajak tidak langsung
pajak tidak langsung dapat dikenakan atas barang seperti rokok,tembakau,minuman keras dan sebagainya,yang dibayar oleh importer,produsen dan pedagang besar .besarnya pajak ini disebut pajak penjualan (ppn)

b.pajak langsung
pajak keayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung dikenakan pada pembayaran pajak.macam pajak lain yang termasuk pajak langsung :pajak pendapatan,pajak perseroan,dan pajak deviden.
Secara keseluruhah penerimaan pemerintah dapat diperoleh dari:

-penerimaan dalam negeri,meliputi:pajak langsung,pajak tidak langsung,penerimaan minyak dan penerimaan bukan pajak.penerimaan bukan pajak ini meliputi denda,iuran,retribusi dan lain sebagainya.
-penerimaan pembangunan meliputi:bantuan program dan bantuan proyek.

Sedangkan pengeluaran pemerintah dapat dikelompokkan kedalam

-pengeluaran rutin,antara lain :belanja pegawai,belanja barang,subsidi daerah otonom,bunga,serta pengeluaran lain
-pengeluaran pembangunan
Pengeluaran usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sektoral dan regional.sektoral.pembiyaan pembangunan sektoral antara lain meliputi sector pertanian,pengairan .

 LINGKUNGAN HUKUM

Hukum yang ada diindonesia dapat dikelompokkan kedalam:

Hukum publik
Hukum public ini mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keamanan umum.aturan hukum yangdapat dimasukan hukum public antara lain:hukum tata Negara,hukum tata usaha dan hukum pidana .

Hukum privat
Hukum privat merupakan hukum yang mengatur tentang hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok dalam masyarakat.yang termasuk hukum privat adalah hukum perdata dan hukum dagang.

LINGKUNGAN PEMERINTAH
Hubungan antara perusahaan dan pemerintah telah berkembang dari usaha untuk menggali dan menggunakan sumber ekonomi,yang ditunjukkan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat.hubungan ini menimbulkan berbagai macam kelompok kegiatan usaha dan akan berpengaruh terhadap perubahan sumber-sumber yang harus digunakan.

 Perhatian pemerintah terhadap kegiatan usaha
Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama berupa perlindungan atas kekayaan. Pengadaan kontrak dan pemberian paten.keuntungan ekonomi juga merupaka alasan bagi pemerintah untuk memberikan bantuan,disamping alasan keamanan dan alasan lain.

a.bantuan dibidang transportasi
pada bidang ini pemerintah juga ikut membantu,pemerintah banyak memegang peranan yang besar.

b.bantuan pada perusahaan kecil
bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan kedalam tiga golongan,yaitu:
• bantuan financial
• bantuan pemberian kontrak,serta
• bantuan teknik dan manajemen
bantuan financial telah banyak diberikan kepada para pengusaha golongan ekonomi lemah.bantuan pemberian kontrak baik berupa jasa maupu pembelian hasil produksi,secara langsung dapat mendorong kegiatan pemasaran.sedangkan bantuan teknik dan manajemen umumnya diberikan kepada koperasi.

c.bantuan dibidang komunikasi
bidang komunikasi yang meliputi kegiatan siaran radio,televise,telepon dan sebagainya hampir seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah.pemerintah juga telah mengeluarkan berbagai peraturan menyangkut bidang-bidang transportasi,komunikasi,pelayanan umum (listrik,air minumdan lain sebagainya),energi dan lain sebagainya.

LINGKUNGAN INTERNASIONAL
Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia.keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah internasional.

 Neraca pembayaran internasional

Keadaan perekonomian internasional beberapa Negara ditunjukkan dalam neraca pembayarannya.suatu konsep penting yang berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan.jika suatu Negara mengekspor barang-barang melebihi impornya,keadaan ini menunjukkan neraca perdangan yang menguntungkan.jika impor lebih besar dari ekspornya,maka keadaan neraca perdangan tidak menguntungkan.teori ekonomi tradisional menunjukkan pada suatu pandapatan tentang keunggulan komparatif yang memungkinka daerah produsen bahan mentah,modal,keahlian,dan sebagainya mempunyai kesempatan untuk berbuat lebih baik.dengan dilakukannya perdangan internasional,akhirnya masing-masing Negara mengkonsumsikan sesuatu lebih besar daripada apa yang telah diproduksinya .

 Perusahaan-perusahaan multinasional

Perusahaan multinasional kebanyakan berasal dari Negara-negara eropa,amerika,dan jepang.

 Kegiatan multinational
Perusahaan multinasional bertujuan untuk memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya kesatu Negara saja,tetapi juga kenegara lain.perusahaan multinasional beroperasi disuatu Negara untuk mengembangkan pasrnya secara ekonomis dan berusaha memenfaatkan keadaan politik yang menguntungkan.untuk menjalankan kegiatannya perusahaan tersebut dapat berbentuk suatu joint venture,perjanjian lisensi atau kontrak khusus yang ditandatangani bersama dengan pemerintah.adanya perusahaan multinasional dapat membantu untuk memperbaiki kondisi perekonomian dari sutu Negara terhadap Negara yang lain.disamping itu ,secara langsung juga mendorong peningkatan kemampuan teknologi,manajemen dan keterampilan orang-orang dimana perusahaan tersebut beroperasi.

 Ciri-ciri perusahaan multinasional
Pbb dalam laporan tahun 1973 mendefinisikan perusahaan multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usaha pengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikit dua Negara.dengan definisi ini maka perusahaan multinasional merupakan sumber dari penanaman modal asing langsung danjumlahnya merupakan ukuran kegiatan perusahaan itu.

 Kebaikan dan keburukan perusahaan multinasional
Kebaikan perusahaan multinasional :
• Menambah devisa Negara melalui penanaman modal dibidang ekspor.
• Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor disektor industri
• Memodernisir industri
• Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru
• Ikut mendukung pembangunan nasional
Keburukan perusahaan multinasional :
• Makin banyaknya perusahaan multinasional yang didirikan dpat mempengaruhi kekuasaan ekonomi Negara.
• Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi Negara
• Mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dengan memperbesar modal merupakan motif perusahaan multinasional.

 Lembaga-lembaga yang membantu perdagangan internasional
a.export and import commission
commission house merupakan wakil-wakil dari pembeli.export commission house menerima pesanan dari pembeli diluar negeri,kemudian memenuhi pesanan tersebut dan menyelesaikan masalah-masalah pengeksporan,serta menerima komisi atas dasar nilai export.import commission house melakukan hal serupa bagi pembeli dalam negeri .

b.merchant exporters and importers
merchant exporters and importers memperoleh penghasilan dari hasil keuntungan dalam perdagangan,jadi bukannya komisi

c. Manufacturer’s Export Agents
Export agents betindak sebagai departemen/bagian ekspor dari sebuah perusahaan/produsen tau sekelompok perusahaan. Hubungan mereka dengan perusahaan biasanya bersufat permanen dan ditetapkan dengan suatu kontrak.
d. Export and Import Brokers
Makelar (broker) dalam kegiatan ekspor-impor berusaha mempertemukan pembeli dan penjual bersama-sama. Atas jerih payahnya mereka mendapatkan komisi dari transaksi yang terjadi.

o Perkembangan Impor dan Ekspor Indonesia
Barang-barang yang di ekspor pada dasarnya digolongkan kedalam dua kelompok yakni barang-brang selain migas dan migas (minyak dan gas bumi).
Barang-barang yang termasuk kategori bukan minyak dikelompokkan lagi menjadi :
a. Golongan barang utama, terdiri atas : kayu, karet, timah, minyak kelapa sawit, kopi, tembakau, teh, dan biji kelapa sawit.
b. Golongan barang lain, terdiri atas : hewan beserta hasilnya, lada, bungkil kopra, bahan makanan, barang tambang dll.

Impor yang dilakukan oleh Indonesia selama ini meliputi tiga macam golongan barang, yakni :
a. Barang konsumsi, terdri atas : beras, tepung terigu, tekstil dll
b. Bahan baku dan penolong, terdiri atas : cengkeh, bahan kimia, hasil dan preparat kimia, bahan cat, pupuk, benang tenun, cambric dan shirting, bahan bangunan dll
c. Barang modal, terdiri atas : mesin-mesin, generator listrik, alat telekomunikasi dll